Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia melalui Balai
Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Surabaya kembali
menyelenggarakan program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dengan tema
“Pemasaran Digital dengan AI untuk Kewirausahaan”. Kegiatan ini berlangsung
selama dua hari, yakni pada 6 hingga 7 Desember 2025, bertempat di Aula Yayasan
Pondok Pesantren Al Istiqomah Mojosari, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten
Bojonegoro. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan
literasi digital dan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi modern
berbasis kecerdasan buatan.
Pelatihan DEA tahun ini menyasar dua kelompok strategis, yaitu para
pendidik PAUD dan para pelaku UMKM di wilayah Kepohbaru. Kedua kelompok ini
dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan
apabila dibekali kemampuan pemasaran digital yang tepat. Melalui pelatihan ini,
peserta diajak memahami pentingnya penggunaan platform digital, teknik
branding, serta strategi pemasaran modern yang relevan dengan kebutuhan pasar
saat ini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapat materi mengenai
pengenalan kecerdasan buatan (AI) dan penerapannya dalam pemasaran digital.
Para narasumber dari BPSDMP Surabaya memaparkan bagaimana AI dapat membantu
meningkatkan efektivitas promosi, mulai dari pembuatan konten otomatis,
analisis tren pasar, hingga optimalisasi iklan secara digital. Materi tersebut
disampaikan dengan metode yang mudah dipahami sehingga peserta mampu
mengaplikasikannya dalam usaha masing-masing.
Tidak hanya berupa pemaparan teori, pelatihan ini juga diisi dengan
praktik langsung, seperti membuat desain promosi menggunakan aplikasi berbasis
AI, memanfaatkan chatbot untuk layanan pelanggan, serta menyusun strategi
kampanye pemasaran melalui media sosial. Peserta terlihat antusias mengikuti
setiap sesi karena materi yang diberikan langsung bersinggungan dengan
kebutuhan usaha di lapangan.
Kegiatan DEA di Mojosari ini sekaligus menjadi momentum penting bagi
pendidik PAUD untuk memperluas pengetahuan digital, terutama dalam hal
membangun citra positif lembaga serta mengelola informasi publik secara
profesional. Bagi UMKM, pelatihan ini memberikan solusi konkret agar produk
lokal Kepohbaru dapat bersaing lebih luas di pasar digital, tidak hanya pada
skala regional tetapi juga nasional.
Pihak BPSDMP Surabaya menyampaikan bahwa program DEA merupakan
komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan literasi digital di berbagai
lapisan masyarakat. Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, pelaku usaha
diharapkan mampu beradaptasi dan memanfaatkan berbagai inovasi agar mampu
bertahan dan berkembang di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Di kesempatan yang sama Siti Erwiyani Ketua Pengurus Daerah
Kabupaten Bojonegoro dalam sambutannya berpesan agar kegiatan ini di ikuti
dengan serius “ikuti materi yang dipaparkan dengan serius, jadilah laskar
HIMPAUDI yang punya ambisi, ambisi menjadi pribadi yang lebih baik, ambisi
mendapatkan ilmu, bagi yang punya usaha harus punya ambisi agar usahanya
menjadi besar, menguasai ilmu promosi di era digital” ungkapnya
Pelaksanaan pelatihan selama dua hari tersebut berlangsung dengan
lancar, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta berharap kegiatan semacam
ini terus diadakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat
yang mampu mengoptimalkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas usaha.
Dengan terselenggaranya Digital Entrepreneurship Academy ini, diharapkan muncul
wirausahawan-wirausahawan baru yang lebih kreatif, inovatif, dan siap
menghadapi tantangan era digital.