Minggu, 07 Desember 2025

SASAR PENDIDIK PAUD DAN PELAKU UMKM, BPSDMP SURABAYA KEMBALI MENYELENGGARAKAN PROGRAM DIGITAL ENTREPRENEURSHIP ACADEMY (DEA) DI KEPOHBARU BOJONEGORO

 

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Surabaya kembali menyelenggarakan program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dengan tema “Pemasaran Digital dengan AI untuk Kewirausahaan”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 6 hingga 7 Desember 2025, bertempat di Aula Yayasan Pondok Pesantren Al Istiqomah Mojosari, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi digital dan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi modern berbasis kecerdasan buatan.

Pelatihan DEA tahun ini menyasar dua kelompok strategis, yaitu para pendidik PAUD dan para pelaku UMKM di wilayah Kepohbaru. Kedua kelompok ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan apabila dibekali kemampuan pemasaran digital yang tepat. Melalui pelatihan ini, peserta diajak memahami pentingnya penggunaan platform digital, teknik branding, serta strategi pemasaran modern yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapat materi mengenai pengenalan kecerdasan buatan (AI) dan penerapannya dalam pemasaran digital. Para narasumber dari BPSDMP Surabaya memaparkan bagaimana AI dapat membantu meningkatkan efektivitas promosi, mulai dari pembuatan konten otomatis, analisis tren pasar, hingga optimalisasi iklan secara digital. Materi tersebut disampaikan dengan metode yang mudah dipahami sehingga peserta mampu mengaplikasikannya dalam usaha masing-masing.

Tidak hanya berupa pemaparan teori, pelatihan ini juga diisi dengan praktik langsung, seperti membuat desain promosi menggunakan aplikasi berbasis AI, memanfaatkan chatbot untuk layanan pelanggan, serta menyusun strategi kampanye pemasaran melalui media sosial. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi karena materi yang diberikan langsung bersinggungan dengan kebutuhan usaha di lapangan.

Kegiatan DEA di Mojosari ini sekaligus menjadi momentum penting bagi pendidik PAUD untuk memperluas pengetahuan digital, terutama dalam hal membangun citra positif lembaga serta mengelola informasi publik secara profesional. Bagi UMKM, pelatihan ini memberikan solusi konkret agar produk lokal Kepohbaru dapat bersaing lebih luas di pasar digital, tidak hanya pada skala regional tetapi juga nasional.

Pihak BPSDMP Surabaya menyampaikan bahwa program DEA merupakan komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan literasi digital di berbagai lapisan masyarakat. Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, pelaku usaha diharapkan mampu beradaptasi dan memanfaatkan berbagai inovasi agar mampu bertahan dan berkembang di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Di kesempatan yang sama Siti Erwiyani Ketua Pengurus Daerah Kabupaten Bojonegoro dalam sambutannya berpesan agar kegiatan ini di ikuti dengan serius “ikuti materi yang dipaparkan dengan serius, jadilah laskar HIMPAUDI yang punya ambisi, ambisi menjadi pribadi yang lebih baik, ambisi mendapatkan ilmu, bagi yang punya usaha harus punya ambisi agar usahanya menjadi besar, menguasai ilmu promosi di era digital” ungkapnya

Pelaksanaan pelatihan selama dua hari tersebut berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta berharap kegiatan semacam ini terus diadakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu mengoptimalkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas usaha. Dengan terselenggaranya Digital Entrepreneurship Academy ini, diharapkan muncul wirausahawan-wirausahawan baru yang lebih kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.