Kamis, 20 Agustus 2026

Laskar HIMPAUDI Bojonegoro Berbagi Inspirasi dalam Workshop Literasi dan Pemanfaatan AI di PAUD Jawa Timur

 

Bojonegoro, 20 Agustus 2026,

Ketua dan Wakil Sekretaris Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro mendapat kepercayaan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Literasi AI dan Pemanfaatan AI di PAUD yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah HIMPAUDI Jawa Timur dalam rangka memperingati HUT ke-21 HIMPAUDI. Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting ini dilaksanakan mulai tanggal 20 hingga 25 Agustus 2026, dengan mengusung semangat peningkatan kompetensi dan kesiapan pendidik PAUD dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kegiatan tersebut mendapat antusiasme yang sangat besar dari Laskar HIMPAUDI Jawa Timur, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 peserta yang merupakan keterwakilan dari HIMPAUDI kabupaten/kota se-Jawa Timur. Untuk memberikan kesempatan belajar yang lebih efektif dan interaktif, seluruh peserta dibagi menjadi lima gelombang, dengan masing-masing gelombang diikuti oleh sekitar 200 peserta. Keterlibatan Ketua dan Wakil Sekretaris PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro sebagai narasumber menjadi sebuah kebanggaan sekaligus bentuk kontribusi nyata HIMPAUDI Bojonegoro dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik pemanfaatan teknologi AI yang dapat mendukung tugas-tugas pendidik PAUD.

Kegiatan workshop tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengenalkan berbagai aplikasi kecerdasan buatan, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para pendidik PAUD untuk memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara bijak, kreatif, aman, dan bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran maupun pekerjaan administratif guru. Para peserta diajak untuk melihat AI bukan sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai alat bantu yang dapat memperkuat kreativitas, produktivitas, dan efektivitas pendidik. Melalui kegiatan ini, pendidik PAUD diperkenalkan pada berbagai kemungkinan pemanfaatan AI, mulai dari membantu menyusun ide kegiatan pembelajaran, membuat bahan ajar, mengembangkan cerita untuk anak, mencari inspirasi media pembelajaran, menyusun administrasi sederhana, hingga membantu guru menghasilkan materi yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kehadiran narasumber dari PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat memberikan inspirasi bahwa perkembangan teknologi perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi guru, sehingga pendidik PAUD tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara tepat untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Workshop ini semakin istimewa dengan hadirnya Ketua Umum Pengurus Pusat HIMPAUDI, Popo Betti Nuraini, yang akrab disapa Popo Beti, sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Popo Beti menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap seluruh Laskar HIMPAUDI Jawa Timur yang menunjukkan semangat luar biasa dalam meningkatkan kapasitas diri dan mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, semangat belajar dan beradaptasi dengan teknologi merupakan bagian penting dari perjalanan HIMPAUDI dalam membangun pendidik PAUD yang profesional, kreatif, dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia. Apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh peserta yang mengikuti workshop dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kehadiran Ketua Umum Pengurus Pusat juga memberikan pesan kuat bahwa transformasi digital di lingkungan PAUD perlu dilakukan secara bersama-sama, dengan tetap menempatkan guru sebagai sosok utama yang menghadirkan kasih sayang, keteladanan, interaksi, dan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak. Teknologi dapat membantu, tetapi sentuhan manusia, keteladanan guru, serta pemahaman terhadap kebutuhan anak tetap menjadi fondasi utama  dalam pendidikan   anak usia dini.                            

Bagi Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, keikutsertaan sebagai narasumber dalam workshop tingkat Jawa Timur ini menjadi bagian dari semangat berbagi, menginspirasi, dan bergerak bersama untuk memajukan pendidikan anak usia dini. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa HIMPAUDI Bojonegoro terus berupaya mengambil peran dalam pengembangan kompetensi pendidik, termasuk dalam menghadapi era digital dan perkembangan kecerdasan buatan yang semakin pesat. Dengan peserta yang mencapai 1.000 orang dan berasal dari keterwakilan HIMPAUDI seluruh Jawa Timur, workshop ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat luas untuk membangun pemahaman bersama tentang pentingnya literasi AI di lingkungan PAUD. Melalui kegiatan ini diharapkan para pendidik tidak merasa takut terhadap perkembangan teknologi, tetapi justru mampu menggunakannya sebagai sahabat dalam bekerja dan berkarya. Semangat HUT ke-21 HIMPAUDI pun menjadi semakin bermakna karena dirayakan bukan sekadar melalui kegiatan seremonial, melainkan dengan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas pendidik. Dari Bojonegoro untuk Jawa Timur, Laskar HIMPAUDI terus menunjukkan komitmennya untuk belajar, berbagi, berinovasi, dan bergerak bersama demi mewujudkan pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan kepentingan terbaik bagi anak.

 


Selasa, 18 Agustus 2026

Tindak Lanjut Rakerda II, HIMPAUDI dan Disdukcapil Bojonegoro Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi Pendidik dan Anak Usia Dini di Kecamatan Kepohbaru


Sebagai tindak lanjut Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-2 Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di Gedung Angling Dharma, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama PD HIMPAUDI Bojonegoro mulai merealisasikan kerja sama dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada keluarga besar HIMPAUDI sekaligus mendukung pemenuhan dokumen kependudukan bagi anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

Kerja sama antara Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro dengan HIMPAUDI tersebut diarahkan untuk memberikan kemudahan layanan administrasi kependudukan di lingkup himpunan pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini. Tidak hanya menyasar para pendidik dan tenaga kependidikan, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan anak-anak usia dini memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta kelahiran.

Implementasi kerja sama tersebut mulai diwujudkan melalui aksi jemput bola yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Balai Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru. Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro memberikan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sekaligus membuka layanan penerbitan KIA dan akta kelahiran bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan Kepohbaru sebagai bentuk nyata sinergi organisasi dengan pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo. Dari unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro hadir Kepala Bidang Peningkatan Mutu PAUD. Sementara dari unsur organisasi HIMPAUDI hadir Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, bersama jajaran dan Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan Kepohbaru. Turut hadir Kepala Desa Nglumber, M. As’ad, serta masyarakat dan keluarga yang memanfaatkan layanan administrasi kependudukan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, menyampaikan bahwa sosialisasi dan pelayanan jemput bola tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah, dekat, dan dapat diakses oleh masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu inovasi untuk menghadirkan dokumen identitas kependudukan secara praktis melalui telepon pintar dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.

Heri Widodo juga menjelaskan pentingnya Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai identitas resmi bagi anak usia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari. Kepemilikan KIA menjadi salah satu bentuk pemenuhan hak identitas anak sekaligus memberikan kemudahan dalam berbagai pelayanan publik. Selain KIA, akta kelahiran juga merupakan dokumen penting yang harus dimiliki setiap anak sebagai bukti sah identitas dan status perdata sejak kelahiran.

Lebih lanjut, sosialisasi IKD dan KIA juga menekankan manfaat dokumen kependudukan dalam kehidupan sehari-hari. Dokumen kependudukan yang lengkap dapat mempermudah berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari urusan pendidikan dan kesehatan hingga pelayanan perbankan serta akses terhadap berbagai program bantuan sosial. Karena itu, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk memastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sesuai dengan data terbaru.

Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro dalam menindaklanjuti kerja sama yang telah dibangun bersama HIMPAUDI. Menurutnya, kegiatan jemput bola di Kecamatan Kepohbaru menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya keluarga besar HIMPAUDI dan anak-anak usia dini.

Siti Erwiyanti menegaskan bahwa HIMPAUDI akan terus mendukung program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Melalui jaringan HIMPAUDI yang tersebar di berbagai kecamatan hingga satuan pendidikan anak usia dini, organisasi memiliki peran strategis dalam membantu menyampaikan informasi, menggerakkan anggota, serta mendorong orang tua untuk melengkapi dokumen kependudukan anak. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Bojonegoro.

Pelaksanaan layanan jemput bola di Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, menjadi langkah awal dari semangat bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berharap kerja sama dengan Disdukcapil dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah-wilayah lainnya, sehingga semakin banyak pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan anak usia dini yang memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan. Dari tindak lanjut Rakerda ke-2 tersebut, HIMPAUDI kembali menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan anak usia dini, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.

Senin, 17 Agustus 2026

Laskar HIMPAUDI Bojonegoro Semarakkan Upacara HUT ke-81 RI


Bojonegoro, 17 Agustus 2026 — Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air ditunjukkan oleh Laskar HIMPAUDI Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada upacara bendera yang dilaksanakan di masing-masing kecamatan, Laskar HIMPAUDI Kecamatan Dander, Purwosari, Ngasem, dan Sukosewu mendapat kepercayaan untuk menjadi tim paduan suara dalam rangkaian upacara kebangsaan di wilayah kecamatan masing-masing. Kepercayaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa pendidik dan tenaga kependidikan PAUD tidak hanya memiliki peran penting dalam dunia pendidikan anak usia dini, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan kebangsaan di tengah masyarakat. Dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para Laskar HIMPAUDI menjalankan tugas tersebut sebagai bagian dari pengabdian dan wujud nyata kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Bunda Siti Erwiyanti, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Laskar HIMPAUDI yang telah berpartisipasi dalam peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, keterlibatan Laskar HIMPAUDI sebagai tim paduan suara di empat kecamatan tersebut merupakan sebuah kebanggaan bagi organisasi, terlebih karena pada saat yang sama seluruh Laskar HIMPAUDI di kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro juga turut hadir dan mengikuti upacara bendera di wilayah kecamatan masing-masing. Kehadiran tersebut menunjukkan bahwa HIMPAUDI senantiasa berkomitmen untuk menjadi bagian dari masyarakat serta hadir dalam momentum-momentum penting bangsa. Semangat mengikuti upacara bukan sekadar menjalankan sebuah kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menanamkan nilai nasionalisme, keteladanan, persatuan, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Nilai-nilai tersebut juga diharapkan dapat terus ditanamkan oleh para pendidik PAUD kepada anak-anak sejak usia dini melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Bunda Siti Erwiyanti sendiri turut menunjukkan komitmennya dengan mengikuti upacara bendera HUT ke-81 RI yang dilaksanakan di Lapangan Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, bersama jajaran Forkopimcam Kecamatan Kepohbaru. Kehadiran Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro tersebut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dan nasionalisme merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar HIMPAUDI. Momentum HUT ke-81 RI ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Laskar HIMPAUDI tidak hanya hadir sebagai pendidik yang mendampingi tumbuh kembang generasi penerus bangsa, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif dan momentum kebangsaan. Dengan semangat “HIMPAUDI hadir, HIMPAUDI berdampak”, diharapkan seluruh Laskar HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro semakin solid, kompak, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan, masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Bojonegoro dan Indonesia.

 

Sabtu, 01 Agustus 2026

Belajar Ketangguhan dari Lereng Merapi: Refleksi Pengabdian Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro


Pada tanggal 1 Agustus 2026, Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, mengajak seluruh jajaran pengurus melakukan kunjungan edukatif ke Museum Sisa Hartaku yang berada di lereng Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bukan sekadar menjadi agenda wisata sejarah, melainkan bagian dari upaya membangun karakter kepemimpinan, memperkuat kebersamaan organisasi, serta menumbuhkan rasa syukur atas setiap nikmat kehidupan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Sesampainya di Museum Sisa Hartaku, rombongan disambut dengan berbagai benda yang menjadi saksi dahsyatnya erupsi Gunung Merapi. Berbagai perabot rumah tangga, kendaraan, hingga benda-benda pribadi yang hangus diterjang awan panas masih tersimpan sebagai pengingat bahwa bencana alam dapat mengubah kehidupan manusia dalam waktu yang sangat singkat. Suasana hening menyelimuti setiap langkah pengurus ketika menyaksikan bukti nyata dari dahsyatnya letusan tersebut.

Di sela-sela kunjungan, Siti Erwiyanti mengajak seluruh pengurus untuk tidak hanya melihat benda-benda bersejarah, tetapi juga merenungkan makna di balik setiap kisah yang tersimpan di museum itu. Menurutnya, setiap musibah selalu menyimpan pelajaran berharga tentang keteguhan hati, keikhlasan menerima takdir, serta semangat untuk bangkit kembali setelah mengalami kehilangan yang begitu besar.

Beliau menyampaikan bahwa masyarakat di sekitar Gunung Merapi telah memberikan teladan luar biasa tentang arti ketangguhan. Meskipun pernah kehilangan rumah, harta benda, bahkan mata pencaharian akibat letusan gunung, mereka mampu bangkit dengan penuh optimisme. Semangat tersebut menjadi inspirasi bagi para pengurus HIMPAUDI untuk terus berjuang menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan organisasi maupun memajukan pendidikan anak usia dini.
Setelah menyelesaikan kunjungan di Museum Sisa Hartaku, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Petilasan Mbah Marijan, sosok yang dikenal luas sebagai juru kunci Gunung Merapi. Di tempat tersebut, para pengurus memperoleh penjelasan mengenai perjalanan hidup Mbah Marijan yang dikenal sebagai pribadi sederhana, teguh memegang amanah, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas yang diembannya. Kisah pengabdiannya menjadi inspirasi bahwa setiap amanah, sekecil apa pun, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan kesetiaan.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bunker Kaliadem, salah satu lokasi bersejarah yang menjadi saksi dahsyatnya erupsi Gunung Merapi. Di tempat ini, para pengurus menyaksikan secara langsung bunker perlindungan yang dibangun sebagai tempat berlindung dari ancaman awan panas. Penjelasan dari pemandu mengenai peristiwa erupsi dan besarnya kekuatan alam menumbuhkan kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Dari lokasi tersebut, rombongan juga dapat menyaksikan kemegahan Gunung Merapi dari jarak yang relatif dekat, menghadirkan perpaduan antara keindahan alam dan pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana.

Siti Erwiyanti mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan rangkaian kunjungan tersebut sebagai sarana refleksi bersama. Menurutnya, Museum Sisa Hartaku, Petilasan Mbah Marijan, dan Bunker Kaliadem bukan hanya destinasi sejarah, tetapi juga ruang pembelajaran tentang nilai-nilai kehidupan. Dari ketiga tempat tersebut, para pengurus diajak memahami arti keteguhan, keberanian, kepedulian, kesiapsiagaan, serta pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Kunjungan ini juga mempererat kebersamaan antarpengurus PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro. Selama perjalanan, mereka saling berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai program-program organisasi, serta memperkuat komitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Siti Erwiyanti berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi kenangan perjalanan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam menjalankan pengabdian kepada organisasi dan masyarakat. Dengan semangat pantang menyerah, rasa syukur, serta kepedulian yang semakin kuat, seluruh pengurus diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang dipetik dari lereng Merapi ke dalam setiap langkah perjuangan HIMPAUDI demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.



Sabtu, 25 Juli 2026

Kolaborasi Lintas Sektor Membangun Literasi: HIMPAUDI Bojonegoro Siapkan 1.000 Buku untuk Negeri

 Dalam upaya memperkuat budaya literasi sejak usia dini, Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah HIMPAUDI Bojonegoro berencana menjalin kerja sama lintas sektor bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui gerakan literasi yang berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diawali dari diadakannya Pelatihan Menulis Buku Cerita Bergambar yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2026 di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi para pendidik PAUD untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kompetensi dalam menghasilkan bahan bacaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber istimewa, Nono Warnono, penulis legendaris asal Bojonegoro yang telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia literasi. Melalui pengalaman dan kepiawaiannya dalam menulis, beliau membagikan berbagai teknik menyusun cerita yang menarik, membangun imajinasi anak, serta menyampaikan nilai-nilai karakter melalui buku cerita bergambar yang sederhana namun bermakna.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para guru tidak hanya memperoleh materi tentang teknik menulis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menuangkan ide, menyusun alur cerita, merancang karakter, hingga menghasilkan naskah buku cerita bergambar yang siap dikembangkan menjadi karya nyata. Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat berkarya di kalangan pendidik PAUD Bojonegoro.

Bagi HIMPAUDI Bojonegoro, guru bukan hanya berperan sebagai pendidik di dalam kelas, tetapi juga sebagai pencipta sumber belajar yang mampu menginspirasi anak-anak. Oleh karena itu, kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi yang perlu terus dikembangkan agar guru mampu menghadirkan bahan bacaan yang dekat dengan kehidupan anak, sarat nilai budaya lokal, serta mendukung pembelajaran yang menyenangkan.
Melalui rencana kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro ini, HIMPAUDI berharap gerakan literasi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh satuan PAUD di Kabupaten Bojonegoro. Sinergi ini diharapkan mampu memperkaya koleksi bacaan anak sekaligus meningkatkan minat membaca sejak usia dini sebagai fondasi lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menargetkan lahirnya ratusan karya buku cerita bergambar hasil tulisan para guru PAUD. Karya-karya tersebut akan dihimpun, diseleksi, dan diterbitkan sebagai bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam mendukung Gerakan Literasi Daerah serta memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Bojonegoro.

Puncak dari gerakan ini adalah komitmen HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro untuk menyerahkan 1.000 buku kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada peringatan Hari Ulang Tahun HIMPAUDI yang ke-21. Donasi tersebut menjadi simbol dedikasi para pendidik PAUD dalam membangun budaya membaca sekaligus wujud nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan program yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan inovasi, HIMPAUDI Bojonegoro terus menunjukkan perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya berjuang meningkatkan kualitas pendidik, tetapi juga turut mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui gerakan literasi.