Kegiatan ini bertujuan memberikan inspirasi serta penguatan literasi digital kepada para guru PAUD agar mampu menyampaikan materi tentang puasa dengan metode yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat memahami makna puasa tanpa merasa terbebani.
Pada kesempatan ini, hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I, yang merupakan Dekan Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam mengenalkan puasa kepada anak usia dini melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.
Dr. Hj. Ulfa menekankan bahwa mengenalkan puasa kepada anak tidak harus dengan cara yang kaku. Guru dapat menggunakan berbagai metode seperti bercerita, bernyanyi, bermain peran, hingga menggunakan media digital yang menarik. Dengan cara tersebut, anak-anak akan lebih mudah memahami konsep puasa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini.
Selain itu, beliau juga mengajak para pendidik untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran. Media seperti video edukatif, gambar interaktif, maupun cerita digital dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak dengan cara yang lebih menarik.
Kegiatan yang berlangsung secara daring ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Meskipun dilaksanakan secara virtual, para peserta tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan oleh narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Para guru aktif berbagi pengalaman serta menanyakan berbagai strategi yang dapat diterapkan di kelas untuk mengenalkan puasa kepada anak dengan cara yang lebih kreatif dan menyenangkan.
Diskusi yang interaktif membuat suasana kegiatan semakin hidup. Narasumber dengan sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan peserta serta memberikan berbagai contoh praktik baik yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik PAUD semakin termotivasi untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode yang kreatif dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna bagi anak-anak.
Dengan terlaksananya kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital HIMPAUDI Batch 2 ini, diharapkan semakin banyak guru PAUD yang mendapatkan wawasan baru dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi inspirasi bagi para pendidik agar terus meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan penuh kesan.

