Jumat, 02 Oktober 2026

Dari PAUD untuk Generasi Sehat: HIMPAUDI Bojonegoro Dukung Optimalisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok dan Vape

        


        Workshop Perlindungan Kesehatan melalui Optimalisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok dan Vape yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Ballroom Lantai 2 Hotel Griya Dharma Kusuma Bojonegoro, menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah bagi seluruh anggota keluarga, khususnya anak-anak. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Dr. Hj. Cantika Wahono, dan Ibu Dr. Rury Dewi Yuni Astuti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, yang memberikan wawasan mengenai pentingnya perlindungan kesehatan melalui penerapan kawasan tanpa asap rokok dan vape di berbagai lingkungan kehidupan.

    Kehadiran Bunda Erwina Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program-program TP PKK Kabupaten Bojonegoro, khususnya dalam upaya membangun lingkungan yang sehat dimulai dari ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagai pendidik yang berinteraksi langsung dengan anak-anak usia dini dan keluarga, guru PAUD memiliki peran strategis dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini, termasuk mengenalkan kepada anak tentang pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, bebas dari asap rokok dan paparan vape.

    Sinergi antara TP PKK, Dinas Kesehatan, dan HIMPAUDI menjadi langkah positif untuk memperkuat edukasi kesehatan di tengah masyarakat. Melalui satuan PAUD, pesan tentang perlindungan anak dari paparan asap rokok dan vape dapat diteruskan kepada orang tua dan keluarga, sehingga upaya menciptakan kawasan tanpa asap rokok tidak hanya menjadi sebuah aturan, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran keluarga dan lingkungan pendidikan.

    Lebih dari sekadar kehadiran dalam sebuah kegiatan, partisipasi HIMPAUDI menjadi wujud kepedulian dan komitmen para pendidik PAUD untuk ikut mengambil peran dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pendidikan Anak Usia Dini merupakan ruang strategis untuk membangun fondasi karakter dan kebiasaan positif, termasuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pemahaman sederhana kepada anak bahwa tubuh mereka harus dijaga dari berbagai hal yang dapat mengganggu kesehatan. Di sisi lain, guru PAUD juga memiliki kedekatan dengan orang tua sehingga dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara positif dan berkelanjutan. Ketika edukasi kesehatan diperkuat melalui sekolah, keluarga, kader PKK, dan masyarakat, maka perlindungan anak dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Inilah pentingnya kolaborasi lintas sektor, karena menciptakan generasi yang sehat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kepedulian, keteladanan, dan komitmen bersama. Kehadiran HIMPAUDI dalam workshop ini diharapkan semakin memperkuat gerakan bersama untuk menghadirkan satuan PAUD dan lingkungan keluarga yang sehat, nyaman, aman, serta semakin sadar akan pentingnya kawasan tanpa asap rokok dan vape.

      Melalui Dinas Pendidikan HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program yang berpihak pada tumbuh kembang dan perlindungan anak. Karena menjaga kesehatan anak bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama. Dari PAUD kita tanamkan kesadaran, dari keluarga kita bangun kebiasaan, dan dari lingkungan kita ciptakan generasi Bojonegoro yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Rabu, 30 September 2026

Menanti Kesaktian Negara untuk Guru PAUD


Oleh : Siti Erwiyanti, S.Pd.I., M.Pd.
(KETUA PD HIMPAUDI Bojonegoro)


       Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali bertanya kepada hati: sudah sejauh mana nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir dalam kehidupan mereka yang setiap hari mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak bangsa? Di ruang-ruang PAUD yang sederhana, para pendidik menanamkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, gotong royong, dan keadilan kepada anak-anak sejak usia dini. Mereka mungkin belum disebut “guru” secara utuh dalam perjalanan regulasi yang sedang diperjuangkan, tetapi setiap hari mereka menjalankan tugas yang sesungguhnya sangat dekat dengan jiwa seorang guru.

     Di balik senyum seorang pendidik PAUD, ada pengabdian yang sering kali tidak terlihat. Ada langkah kaki yang tetap datang ke sekolah meski kesejahteraan belum sebanding dengan tanggung jawab, ada waktu yang diberikan untuk menyiapkan pembelajaran, membuat media, mendampingi tumbuh kembang anak, berkomunikasi dengan orang tua, hingga mengikuti berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi. Mereka tidak hanya mengajarkan huruf dan angka, tetapi sedang membangun fondasi karakter generasi Indonesia. Jika pendidikan adalah jalan menuju masa depan bangsa, maka pendidik PAUD adalah mereka yang meletakkan batu pertama di jalan tersebut.

    Pada Hari Kesaktian Pancasila ini, para guru dan pendidik PAUD tidak sedang meminta keistimewaan. Mereka sedang menanti hadirnya keadilan dan kepastian pengakuan atas pengabdian yang selama ini mereka jalankan. Harapan itu tertuju pada pemerintah dan para pembentuk kebijakan agar perjuangan revisi Undang-Undang Guru dan Dosen dapat benar-benar menjadi jalan bagi pengakuan dan perlindungan yang lebih jelas bagi pendidik PAUD sebagai guru. Bukan sekadar perubahan istilah, tetapi sebuah pengakuan bahwa mereka memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Mungkin inilah bentuk “kesaktian” yang sedang dinantikan oleh guru PAUD: bukan kesaktian yang datang dengan kekuasaan, melainkan kesaktian sebuah negara dalam menghadirkan keadilan bagi mereka yang telah mengabdikan hidupnya untuk generasi penerus. Negara yang kuat bukan hanya negara yang mampu membuat kebijakan besar, tetapi juga negara yang mampu melihat perjuangan orang-orang kecil yang bekerja dalam diam. Pancasila mengajarkan keadilan sosial; maka semoga nilai itu juga menemukan jalannya hingga ke ruang-ruang PAUD, kepada para pendidik yang selama ini setia menyalakan cahaya pertama bagi anak-anak Indonesia.

    Hari ini, guru PAUD mungkin masih menunggu. Menunggu dengan sabar, berjuang dengan ikhlas, dan berharap tanpa berhenti. Semoga penantian itu tidak menjadi penantian yang sia-sia. Semoga revisi Undang-Undang Guru dan Dosen menjadi pintu menuju pengakuan yang lebih adil bagi pendidik PAUD. Dan semoga suatu hari nanti, ketika anak-anak yang dulu mereka dampingi tumbuh menjadi generasi penerus bangsa, negara dapat berkata dengan bangga: “Kami melihat pengabdian kalian. Kami menghargai perjuangan kalian. Kalian adalah bagian penting dari perjalanan pendidikan Indonesia.” Itulah kesaktian yang sesungguhnya—ketika Pancasila bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam keadilan bagi para pendidik bangsa. 

Rabu, 23 September 2026

HIMPAUDI Bojonegoro Hadiri Pertemuan Penguatan Komitmen Pelaksanaan Kabupaten Layak Anak (KLA)

Bupati Bojonegoro memberikan sambutan dan arahan

Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, bersama Sekretaris Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Sekretaris Daerah dalam rangka meningkatkan pemahaman sekaligus membangun komitmen para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bojonegoro. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Ruang Angling Dharma Lantai 2, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Kehadiran HIMPAUDI sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan anak usia dini menunjukkan komitmen untuk turut berperan dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam pemenuhan hak anak melalui penguatan layanan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak. Matriks materi sosialisasi Peraturan daerah tenteng KLA Bojonegoro berisi tentang substansi Perda , Peta peran Lembaga dan peta kontribusi 5 Klaster Hak Anak disampaikan oleh naras umber dari universitas Airlangga mitra Pemerintah Bojonegoro.   

                       

Dalam kegiatan tersebut, para pemangku kepentingan mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam pelaksanaan Kabupaten Layak Anak. Upaya mewujudkan KLA membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat agar pemenuhan hak dan perlindungan anak dapat dilaksanakan secara menyeluruh. Bagi HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pendidik dan satuan PAUD dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, inklusif, menyenangkan, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Melalui sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan para pemangku kepentingan lainnya, HIMPAUDI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam mendukung terciptanya Kabupaten Bojonegoro yang semakin peduli terhadap pemenuhan hak, perlindungan, serta tumbuh kembang anak.


 

Jumat, 18 September 2026

Seribu Buku Karya HIMPAUDI untuk Anak-Anak Negeri

Kadisdik  menyerahkan 1000 buku karya himpaudi secara simbolis kepada Kadispusip

Dalam rangka memperingati HUT ke-21 HIMPAUDI, Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro mempersembahkan seribu buku cerita bergambar untuk anak-anak negeri, khususnya anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro. Buku-buku tersebut merupakan karya para pendidik dan keluarga besar HIMPAUDI yang lahir dari kegiatan lomba membuat buku cerita bergambar sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan penguatan budaya literasi sejak usia dini.

Gerakan seribu buku ini menjadi wujud nyata komitmen HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dalam menghadirkan bahan bacaan yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan dunia anak. Melalui cerita dan gambar, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan imajinasi, kemampuan berbahasa, kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan kegiatan membaca sejak dini. Karya tersebut juga menjadi bukti bahwa pendidik PAUD tidak hanya mendampingi anak dalam belajar, tetapi mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penyerahan seribu buku dilaksanakan pada 17 September 2026 bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Pada kesempatan tersebut, Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menyerahkan secara simbolis buku cerita bergambar kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, yang selanjutnya diserahkan secara simbolis kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro untuk dimanfaatkan oleh anak-anak serta satuan pendidikan di wilayah Bojonegoro.

“Seribu Buku Karya HIMPAUDI untuk Anak-Anak Negeri” bukan sekadar persembahan dalam rangka memperingati hari ulang tahun organisasi, tetapi menjadi simbol cinta, kepedulian, dan harapan para pendidik terhadap masa depan generasi penerus. Melalui sinergi HIMPAUDI, Dinas Pendidikan, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro, diharapkan gerakan ini mampu memperluas akses bacaan bagi anak-anak dan mendorong tumbuhnya generasi Bojonegoro yang gemar membaca, kreatif, berkarakter, dan cinta ilmu pengetahuan.

Kamis, 17 September 2026

Semarak HUT ke-21 HIMPAUDI, Guru PAUD Bojonegoro Perdalam Literasi Bersama Direktur Taman Baca Publishing

Bangun Setyawan Nugroho Direktur Taman Baca Publishing sedang menyampaikan materi

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 HIMPAUDI, Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menghadirkan Direktur Taman Baca Publishing, Bangun Setjyawan Nugroho, sebagai narasumber dalam kegiatan Festival Literasi Guru PAUD yang diselenggarakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. 

Kehadiran narasumber yang memiliki pengalaman di bidang literasi dan penerbitan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan wawasan, motivasi, serta inspirasi kepada para guru PAUD untuk semakin berani menuangkan ide, pengalaman, dan kreativitasnya dalam bentuk karya literasi yang menarik dan sesuai dengan dunia anak usia dini. Dalam festival yang mengusung semangat “Guru Berkreasi Menumbuhkan Cinta Baca Anak Usia Dini” ini, para pendidik mendapatkan kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya menghadirkan bahan bacaan yang berkualitas, menarik, edukatif, dan dekat dengan kehidupan anak. 


Bapak Bangun Setyawan Nugroho turut memberikan dorongan kepada para guru agar tidak hanya berperan sebagai pendidik di dalam kelas, tetapi juga mampu menjadi penulis dan kreator yang menghasilkan karya-karya literasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sekaligus sarana menumbuhkan kegemaran membaca pada anak. Kegiatan ini menjadi semakin bermakna karena guru-guru PAUD Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan kreativitas melalui karya buku cerita bergambar yang mereka hasilkan, sehingga festival tersebut menjadi ruang untuk mengapresiasi, mengembangkan, sekaligus meningkatkan kualitas karya para pendidik. 

Bagi HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, menghadirkan narasumber dari dunia literasi merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pendidik PAUD serta mendorong lahirnya gerakan literasi yang tumbuh dari guru dan lingkungan pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak guru PAUD yang terinspirasi untuk berkarya, menulis, dan menciptakan buku cerita yang mampu membangun imajinasi, memperkaya kosakata, menanamkan nilai-nilai karakter, serta menumbuhkan rasa cinta anak terhadap buku sejak usia dini. Momentum HUT ke-21 HIMPAUDI pun tidak hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang kreatif, inovatif, dan semakin berdampak bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro.