Selasa, 18 Agustus 2026

Tindak Lanjut Rakerda II, HIMPAUDI dan Disdukcapil Bojonegoro Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi Pendidik dan Anak Usia Dini di Kecamatan Kepohbaru


Sebagai tindak lanjut Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-2 Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di Gedung Angling Dharma, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama PD HIMPAUDI Bojonegoro mulai merealisasikan kerja sama dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada keluarga besar HIMPAUDI sekaligus mendukung pemenuhan dokumen kependudukan bagi anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

Kerja sama antara Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro dengan HIMPAUDI tersebut diarahkan untuk memberikan kemudahan layanan administrasi kependudukan di lingkup himpunan pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini. Tidak hanya menyasar para pendidik dan tenaga kependidikan, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan anak-anak usia dini memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta kelahiran.

Implementasi kerja sama tersebut mulai diwujudkan melalui aksi jemput bola yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Balai Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru. Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro memberikan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sekaligus membuka layanan penerbitan KIA dan akta kelahiran bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan Kepohbaru sebagai bentuk nyata sinergi organisasi dengan pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo. Dari unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro hadir Kepala Bidang Peningkatan Mutu PAUD. Sementara dari unsur organisasi HIMPAUDI hadir Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, bersama jajaran dan Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan Kepohbaru. Turut hadir Kepala Desa Nglumber, M. As’ad, serta masyarakat dan keluarga yang memanfaatkan layanan administrasi kependudukan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, menyampaikan bahwa sosialisasi dan pelayanan jemput bola tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah, dekat, dan dapat diakses oleh masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu inovasi untuk menghadirkan dokumen identitas kependudukan secara praktis melalui telepon pintar dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.

Heri Widodo juga menjelaskan pentingnya Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai identitas resmi bagi anak usia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari. Kepemilikan KIA menjadi salah satu bentuk pemenuhan hak identitas anak sekaligus memberikan kemudahan dalam berbagai pelayanan publik. Selain KIA, akta kelahiran juga merupakan dokumen penting yang harus dimiliki setiap anak sebagai bukti sah identitas dan status perdata sejak kelahiran.

Lebih lanjut, sosialisasi IKD dan KIA juga menekankan manfaat dokumen kependudukan dalam kehidupan sehari-hari. Dokumen kependudukan yang lengkap dapat mempermudah berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari urusan pendidikan dan kesehatan hingga pelayanan perbankan serta akses terhadap berbagai program bantuan sosial. Karena itu, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk memastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sesuai dengan data terbaru.

Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro dalam menindaklanjuti kerja sama yang telah dibangun bersama HIMPAUDI. Menurutnya, kegiatan jemput bola di Kecamatan Kepohbaru menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya keluarga besar HIMPAUDI dan anak-anak usia dini.

Siti Erwiyanti menegaskan bahwa HIMPAUDI akan terus mendukung program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Melalui jaringan HIMPAUDI yang tersebar di berbagai kecamatan hingga satuan pendidikan anak usia dini, organisasi memiliki peran strategis dalam membantu menyampaikan informasi, menggerakkan anggota, serta mendorong orang tua untuk melengkapi dokumen kependudukan anak. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Bojonegoro.

Pelaksanaan layanan jemput bola di Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, menjadi langkah awal dari semangat bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berharap kerja sama dengan Disdukcapil dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah-wilayah lainnya, sehingga semakin banyak pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan anak usia dini yang memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan. Dari tindak lanjut Rakerda ke-2 tersebut, HIMPAUDI kembali menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan anak usia dini, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Belajar Ketangguhan dari Lereng Merapi: Refleksi Pengabdian Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro


Pada tanggal 1 Agustus 2026, Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, mengajak seluruh jajaran pengurus melakukan kunjungan edukatif ke Museum Sisa Hartaku yang berada di lereng Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bukan sekadar menjadi agenda wisata sejarah, melainkan bagian dari upaya membangun karakter kepemimpinan, memperkuat kebersamaan organisasi, serta menumbuhkan rasa syukur atas setiap nikmat kehidupan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Sesampainya di Museum Sisa Hartaku, rombongan disambut dengan berbagai benda yang menjadi saksi dahsyatnya erupsi Gunung Merapi. Berbagai perabot rumah tangga, kendaraan, hingga benda-benda pribadi yang hangus diterjang awan panas masih tersimpan sebagai pengingat bahwa bencana alam dapat mengubah kehidupan manusia dalam waktu yang sangat singkat. Suasana hening menyelimuti setiap langkah pengurus ketika menyaksikan bukti nyata dari dahsyatnya letusan tersebut.

Di sela-sela kunjungan, Siti Erwiyanti mengajak seluruh pengurus untuk tidak hanya melihat benda-benda bersejarah, tetapi juga merenungkan makna di balik setiap kisah yang tersimpan di museum itu. Menurutnya, setiap musibah selalu menyimpan pelajaran berharga tentang keteguhan hati, keikhlasan menerima takdir, serta semangat untuk bangkit kembali setelah mengalami kehilangan yang begitu besar.

Beliau menyampaikan bahwa masyarakat di sekitar Gunung Merapi telah memberikan teladan luar biasa tentang arti ketangguhan. Meskipun pernah kehilangan rumah, harta benda, bahkan mata pencaharian akibat letusan gunung, mereka mampu bangkit dengan penuh optimisme. Semangat tersebut menjadi inspirasi bagi para pengurus HIMPAUDI untuk terus berjuang menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan organisasi maupun memajukan pendidikan anak usia dini.
Setelah menyelesaikan kunjungan di Museum Sisa Hartaku, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Petilasan Mbah Marijan, sosok yang dikenal luas sebagai juru kunci Gunung Merapi. Di tempat tersebut, para pengurus memperoleh penjelasan mengenai perjalanan hidup Mbah Marijan yang dikenal sebagai pribadi sederhana, teguh memegang amanah, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas yang diembannya. Kisah pengabdiannya menjadi inspirasi bahwa setiap amanah, sekecil apa pun, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan kesetiaan.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bunker Kaliadem, salah satu lokasi bersejarah yang menjadi saksi dahsyatnya erupsi Gunung Merapi. Di tempat ini, para pengurus menyaksikan secara langsung bunker perlindungan yang dibangun sebagai tempat berlindung dari ancaman awan panas. Penjelasan dari pemandu mengenai peristiwa erupsi dan besarnya kekuatan alam menumbuhkan kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Dari lokasi tersebut, rombongan juga dapat menyaksikan kemegahan Gunung Merapi dari jarak yang relatif dekat, menghadirkan perpaduan antara keindahan alam dan pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana.

Siti Erwiyanti mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan rangkaian kunjungan tersebut sebagai sarana refleksi bersama. Menurutnya, Museum Sisa Hartaku, Petilasan Mbah Marijan, dan Bunker Kaliadem bukan hanya destinasi sejarah, tetapi juga ruang pembelajaran tentang nilai-nilai kehidupan. Dari ketiga tempat tersebut, para pengurus diajak memahami arti keteguhan, keberanian, kepedulian, kesiapsiagaan, serta pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Kunjungan ini juga mempererat kebersamaan antarpengurus PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro. Selama perjalanan, mereka saling berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai program-program organisasi, serta memperkuat komitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Siti Erwiyanti berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi kenangan perjalanan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam menjalankan pengabdian kepada organisasi dan masyarakat. Dengan semangat pantang menyerah, rasa syukur, serta kepedulian yang semakin kuat, seluruh pengurus diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang dipetik dari lereng Merapi ke dalam setiap langkah perjuangan HIMPAUDI demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.



Sabtu, 25 Juli 2026

Kolaborasi Lintas Sektor Membangun Literasi: HIMPAUDI Bojonegoro Siapkan 1.000 Buku untuk Negeri

 Dalam upaya memperkuat budaya literasi sejak usia dini, Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah HIMPAUDI Bojonegoro berencana menjalin kerja sama lintas sektor bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui gerakan literasi yang berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diawali dari diadakannya Pelatihan Menulis Buku Cerita Bergambar yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2026 di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi para pendidik PAUD untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kompetensi dalam menghasilkan bahan bacaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber istimewa, Nono Warnono, penulis legendaris asal Bojonegoro yang telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia literasi. Melalui pengalaman dan kepiawaiannya dalam menulis, beliau membagikan berbagai teknik menyusun cerita yang menarik, membangun imajinasi anak, serta menyampaikan nilai-nilai karakter melalui buku cerita bergambar yang sederhana namun bermakna.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para guru tidak hanya memperoleh materi tentang teknik menulis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menuangkan ide, menyusun alur cerita, merancang karakter, hingga menghasilkan naskah buku cerita bergambar yang siap dikembangkan menjadi karya nyata. Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat berkarya di kalangan pendidik PAUD Bojonegoro.

Bagi HIMPAUDI Bojonegoro, guru bukan hanya berperan sebagai pendidik di dalam kelas, tetapi juga sebagai pencipta sumber belajar yang mampu menginspirasi anak-anak. Oleh karena itu, kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi yang perlu terus dikembangkan agar guru mampu menghadirkan bahan bacaan yang dekat dengan kehidupan anak, sarat nilai budaya lokal, serta mendukung pembelajaran yang menyenangkan.
Melalui rencana kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro ini, HIMPAUDI berharap gerakan literasi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh satuan PAUD di Kabupaten Bojonegoro. Sinergi ini diharapkan mampu memperkaya koleksi bacaan anak sekaligus meningkatkan minat membaca sejak usia dini sebagai fondasi lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menargetkan lahirnya ratusan karya buku cerita bergambar hasil tulisan para guru PAUD. Karya-karya tersebut akan dihimpun, diseleksi, dan diterbitkan sebagai bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam mendukung Gerakan Literasi Daerah serta memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Bojonegoro.

Puncak dari gerakan ini adalah komitmen HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro untuk menyerahkan 1.000 buku kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada peringatan Hari Ulang Tahun HIMPAUDI yang ke-21. Donasi tersebut menjadi simbol dedikasi para pendidik PAUD dalam membangun budaya membaca sekaligus wujud nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan program yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan inovasi, HIMPAUDI Bojonegoro terus menunjukkan perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya berjuang meningkatkan kualitas pendidik, tetapi juga turut mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui gerakan literasi.

Sinergi HIMPAUDI dan Disdukcapil Mewujudkan Tertib Administrasi Kependudukan Anak Usia Dini di Bojonegoro

 

Kolaborasi antara Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung tertib administrasi kependudukan di lingkungan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI). Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap anak usia dini memperoleh hak-hak sipilnya melalui kepemilikan dokumen administrasi kependudukan yang lengkap dan sah.

Administrasi kependudukan merupakan fondasi penting dalam menjamin terpenuhinya hak-hak dasar setiap warga negara, khususnya anak usia dini. Melalui sinergi ini, HIMPAUDI berperan sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta fasilitasi kepada satuan PAUD dan orang tua agar semakin sadar akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan sejak dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro dengan Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro. Penandatanganan dilaksanakan bertepatan dengan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) ke-2 HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 25 Juli 2026 di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Dokumen kerja sama ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro bersama Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk kesepakatan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi keluarga peserta didik di seluruh satuan PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI.

Momentum bersejarah tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Wakil Bupati Bojonegoro, serta Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti kuat dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terhadap upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berpihak kepada kepentingan anak.

Melalui kerja sama ini, berbagai program akan dikembangkan secara berkelanjutan, di antaranya pendataan administrasi kependudukan peserta didik, percepatan kepemilikan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta sosialisasi pentingnya tertib administrasi kependudukan kepada orang tua dan pendidik PAUD. Dengan demikian, setiap anak diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

Kolaborasi antara HIMPAUDI dan Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro diharapkan menjadi contoh sinergi yang efektif antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semangat gotong royong dan komitmen bersama ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi anak Bojonegoro yang terlindungi hak-hak sipilnya, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola administrasi kependudukan yang tertib, akurat, dan berkelanjutan.

Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Transformasi: Kiprah RAKERDA Ke-2 HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro


Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Ke-2 Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro diselenggarakan pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Mengusung tema "Sinergi HIMPAUDI Wujudkan Kepemimpinan yang Adaptif dan Transformatif Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan," kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan yang mampu menjawab tantangan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

RAKERDA Ke-2 menjadi forum strategis bagi seluruh jajaran pengurus untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, menyusun rencana kerja organisasi, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen HIMPAUDI sebagai organisasi profesi yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan yang adaptif.
Sebagai rangkaian kegiatan, dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro dengan Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro mengenai pelayanan administrasi kependudukan bagi anak usia dini. Selain itu, peserta juga mengikuti pelatihan pembuatan buku cerita bergambar yang bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik PAUD dalam mengembangkan media pembelajaran kreatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Bupati Bojonegoro, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur, serta Ketua Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB) yang menjadi narasumber dalam pelatihan pembuatan buku cerita bergambar.

Dalam laporannya, Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, menyampaikan bahwa RAKERDA Ke-2 diikuti oleh seluruh Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dan seluruh Ketua Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro yang masing-masing didampingi dua orang pengurus. Dengan demikian, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 95 orang. Menurutnya, RAKERDA merupakan momentum untuk memperkuat koordinasi organisasi, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, serta meningkatkan kompetensi pendidik melalui berbagai program pengembangan profesional.

Siti Erwiyanti juga menegaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan langkah nyata HIMPAUDI dalam mendukung pemenuhan hak-hak dasar anak. Melalui kerja sama tersebut diharapkan pelayanan administrasi kependudukan bagi anak usia dini dapat semakin mudah, cepat, dan menjangkau seluruh satuan PAUD di Kabupaten Bojonegoro.

Di bidang peningkatan mutu pendidik, pelatihan pembuatan buku cerita bergambar menjadi salah satu inovasi yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui pelatihan ini, para guru dibekali keterampilan menyusun bahan ajar berbasis cerita yang mampu menumbuhkan budaya literasi, mengembangkan imajinasi anak, serta menanamkan nilai-nilai karakter melalui media yang menyenangkan.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika wahono menyampaikan apresiasi atas dedikasi HIMPAUDI dalam memajukan pendidikan anak usia dini. Beliau menegaskan bahwa masa usia dini merupakan fondasi pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, dan organisasi profesi agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan terbaik.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa kolaborasi antara HIMPAUDI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pemenuhan hak-hak anak melalui pelayanan administrasi kependudukan. Beliau berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.

RAKERDA Ke-2 Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menjadi bukti bahwa organisasi yang kuat lahir dari sinergi, kolaborasi, dan semangat untuk terus berinovasi. Melalui evaluasi program, penguatan kemitraan dengan pemerintah, peningkatan kompetensi pendidik, dan komitmen seluruh pengurus, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro optimis mampu terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan.