Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro bersama Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Festival Literasi Guru PAUD dengan mengusung tema “Guru Berkreasi Menumbuhkan Cinta Baca Anak Usia Dini”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-21 HIMPAUDI sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menumbuhkan budaya literasi sejak anak usia dini. Festival Literasi Guru PAUD tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan pentingnya literasi kepada para pendidik, tetapi juga menjadi ruang bagi guru-guru PAUD untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan kepedulian mereka dalam menghadirkan bahan bacaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, para guru didorong untuk tidak hanya menjadi pendamping pembelajaran, tetapi juga menjadi kreator yang mampu menghasilkan karya-karya literasi yang menarik, sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan anak. Salah satu bentuk kreativitas yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah hadirnya buku-buku cerita bergambar karya guru PAUD Kabupaten Bojonegoro yang diharapkan dapat menjadi media pembelajaran sekaligus sarana membangun kedekatan anak dengan buku sejak usia dini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro M. Anwar Mukhtadlo, menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, karena tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, melalui sinergi antara pemerintah, Dinas Pendidikan, dan HIMPAUDI diharapkan dapat tercipta ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai program dan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan ruang bagi para pendidik untuk terus berkembang, berinovasi, dan memberikan layanan pendidikan yang semakin baik bagi anak-anak di Kabupaten Bojonegoro. Dalam konteks tersebut, Festival Literasi Guru PAUD menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi yang dapat mempertemukan gagasan, kreativitas, dan semangat para pendidik dalam membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menyampaikan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan mengenal angka dan huruf, tetapi memiliki makna yang jauh lebih luas dan harus dikenalkan kepada anak melalui pengalaman yang menyenangkan sejak mereka masih kecil. Menurutnya, literasi dapat dimulai dari apa yang pertama kali dikenalkan kepada anak-anak, termasuk melalui cerita, gambar, percakapan, lingkungan, serta buku-buku yang menarik dan sesuai dengan dunia anak. Ia memberikan apresiasi terhadap buku-buku cerita bergambar yang merupakan karya guru-guru PAUD Bojonegoro. Karya tersebut dinilai menjadi sesuatu yang sangat membanggakan karena menunjukkan bahwa para guru PAUD tidak hanya memiliki kemampuan dalam mendampingi proses pembelajaran, tetapi juga mampu menuangkan ide, pengalaman, dan kreativitas mereka menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati dan dimanfaatkan oleh anak-anak.
Kehadiran buku cerita bergambar karya guru PAUD Bojonegoro juga menunjukkan adanya semangat untuk menghadirkan bahan literasi yang dekat dengan kehidupan anak, sehingga kegiatan membaca tidak terasa sebagai sesuatu yang sulit atau membosankan, tetapi justru menjadi aktivitas yang menyenangkan, penuh imajinasi, dan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak.
Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, menyampaikan bahwa Festival Literasi Guru PAUD tersebut merupakan agenda yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro dalam rangka memperingati HUT ke-21 HIMPAUDI. Bagi HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, kegiatan ini memiliki makna yang sangat istimewa karena menjadi salah satu wujud nyata bahwa HIMPAUDI terus berupaya memberikan kontribusi dan semakin berdampak dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, HUT ke-21 HIMPAUDI bukan sekadar momentum untuk memperingati perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan berbagai kontribusi yang telah dilakukan sekaligus memperkuat komitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan anak usia dini.
Melalui Festival Literasi Guru PAUD, HIMPAUDI ingin menunjukkan bahwa guru PAUD memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak literasi di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Guru bukan hanya mengajarkan anak untuk mengenal huruf dan membaca, tetapi juga dapat menanamkan kecintaan terhadap buku melalui keteladanan, cerita, permainan, gambar, dan berbagai kegiatan kreatif yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Buku cerita bergambar karya para guru PAUD Bojonegoro menjadi bukti bahwa kreativitas pendidik dapat diwujudkan dalam bentuk karya yang sederhana namun memiliki nilai edukatif dan manfaat jangka panjang bagi anak.
Karya-karya tersebut diharapkan dapat memperkaya bahan bacaan anak sekaligus menjadi inspirasi bagi para pendidik lainnya untuk terus berkarya dan menghadirkan inovasi dalam pembelajaran. Festival ini juga menjadi ruang apresiasi terhadap kerja keras dan kreativitas guru-guru PAUD yang selama ini terus berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak. Semangat para guru untuk menulis, menggambar, bercerita, dan menciptakan bahan literasi sendiri merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang lebih dekat dengan dunia anak. Ketika anak diperkenalkan dengan buku melalui cerita yang menarik, gambar yang berwarna, bahasa yang sederhana, dan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, maka proses mengenal buku dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. Dari pengalaman sederhana tersebut diharapkan tumbuh rasa ingin tahu, imajinasi, kemampuan berkomunikasi, serta kebiasaan untuk menikmati buku sejak usia dini.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan literasi di Kabupaten Bojonegoro dapat tumbuh melalui kolaborasi berbagai pihak, terutama antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, HIMPAUDI, para pendidik, serta keluarga dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Dengan semangat HUT ke-21 HIMPAUDI, Festival Literasi Guru PAUD diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi gerakan yang terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam membangun budaya membaca di kalangan anak usia dini. Guru terus berkreasi, anak semakin dekat dengan buku, keluarga semakin sadar akan pentingnya literasi, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan bergerak bersama membangun ekosistem pendidikan yang ramah, kreatif, dan mendukung tumbuh kembang anak. Semangat inilah yang menjadi bagian dari perjalanan HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro untuk terus hadir, berkolaborasi, berkarya, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi pendidikan anak usia dini serta masyarakat Kabupaten Bojonegoro.