Selasa, 17 Maret 2026

Bunda PAUD Bersama PD HIMPAUDI Bojonegoro Berbagi di Puncak Semarak Ramadhan 1447 H/2026 M



Bojonegoro – Kegiatan penuh kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai penutupan rangkaian program Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro. Acara bertajuk “Bunda PAUD Bersama HIMPAUDI Bojonegoro Berbagi” ini menjadi puncak dari berbagai agenda yang telah dilaksanakan sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang digelar pada Selasa, 17 Maret 2026 ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Agenda utama berupa bakti sosial dan buka bersama menjadi simbol berakhirnya rangkaian kegiatan PD HIMPAUDI Bojonegoro selama bulan Ramadhan. Selama bulan Ramadhan, PD HIMPAUDI Bojonegoro telah menyelenggarakan berbagai kegiatan bertajuk “Semarak Ramadhan”. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi tadarus virtual, Ramadhan reels, inspirasi dan literasi digital Ramadhan, bakti sosial, hingga buka bersama.

Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Namun, pada tahun ini terdapat hal yang istimewa. Menurutnya, kehadiran Bunda PAUD Bojonegoro, Cantika Wahono, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menjadi momen spesial yang menambah semangat seluruh pengurus dan anggota HIMPAUDI.

Siti Erwiyanti mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar sesama. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung HIMPAUDI Bojonegoro. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu menjaga dan merawat “Rumah Perjuangan HIMPAUDI Bojonegoro”, sehingga tetap aman dan nyaman untuk digunakan sebagai pusat kegiatan organisasi. Lebih lanjut, Siti Erwiyanti mengaku merasa sangat bahagia dan bangga karena rumah perjuangan tersebut dapat dikunjungi langsung oleh Bunda PAUD dan Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Anwar Muktadho, memberikan apresiasi atas berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh HIMPAUDI Bojonegoro selama ini. Ia menyampaikan bahwa sejak kepemimpinan Siti Erwiyanti, HIMPAUDI Bojonegoro semakin aktif dan produktif dalam menyelenggarakan berbagai program yang bermanfaat bagi dunia pendidikan anak usia dini.

Muhammad Anwar Muktadho juga berpesan agar HIMPAUDI terus berinovasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini penting agar para pendidik di Bojonegoro mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak usia dini.Menurutnya, kebutuhan pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian serius, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sejak dini.


Di sisi lain, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, turut menyampaikan rasa bangga atas kinerja HIMPAUDI yang dinilai konsisten dan kreatif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan.Ia menekankan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan pendekatan yang kreatif dan inovatif, mengingat usia anak yang masih sangat dini, yakni sekitar 3 hingga 4 tahun.

Cantika Wahono pun berpesan agar HIMPAUDI terus berinovasi dan tidak berhenti berkarya. Ia berharap segala cita-cita dan program yang dirancang dapat segera terwujud demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.


















































































Senin, 16 Maret 2026

Babak ahir Inspirasi dan literasi digital Ramadhan 1447 H, Pengurus Daerah HIMPAUDI Bojonegoro usung tema Storytelling Kreatif bagi Pendidik Anak Usia Dini, BLSDM Komdigi Surabaya beri apresiasi.


Dokumentasi zoom meeting hari ini

Bojonegoro, 16 Maret 2026

Kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital Ramadhan 1447 H dengan tema “Storytelling Kreatif bagi Pendidik Anak Usia Dini” dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 melalui virtual Zoom Meeting. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara PD HIMPAUDI Bojonegoro bersama Relawan TIK Bojonegoro sebagai upaya meningkatkan kapasitas literasi digital para pendidik PAUD di era perkembangan teknologi. Acara ini turut dihadiri oleh Bagus Winarko, S.Kom., MT., selaku PLT BLSDM Komdigi Surabaya dari BPSDM Komdigi RI, serta menghadirkan narasumber inspiratif yang dikenal sebagai sahabat para pendidik dan Bunda PAUD Bojonegoro, yaitu Eko Sugiono yang akrab disapa Coach Eko.

Dalam sambutannya, Bapak Bagus menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang terbangun antara berbagai pihak dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan harus dipahami dan dikuasai agar dapat dimanfaatkan secara bijak. Teknologi memiliki banyak sisi positif yang dapat mendukung proses pembelajaran, namun juga perlu disikapi dengan literasi yang baik agar terhindar dari dampak negatifnya. Sementara itu, Ketua PD HIMPAUDI Bojonegoro, Siti Erwiyanti, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, khususnya BPSDM Komdigi RI, Bunda PAUD Bojonegoro, Dinas Pendidikan, Relawan TIK, serta seluruh laskar HIMPAUDI Bojonegoro yang terus berkomitmen memajukan kualitas pendidik anak usia dini.

Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para pendidik PAUD dari berbagai kecamatan di Bojonegoro. Para peserta mengikuti rangkaian acara secara daring dengan semangat untuk menambah wawasan dan keterampilan baru, khususnya dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi anak usia dini.

Pada sesi materi utama, Coach Eko Sugiono menyampaikan pentingnya storytelling sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam dunia pendidikan anak usia dini. Menurutnya, cerita memiliki kekuatan untuk membangun imajinasi, menanamkan nilai-nilai karakter, serta meningkatkan kemampuan bahasa anak secara alami dan menyenangkan.

Coach Eko juga mengajak para pendidik untuk lebih kreatif dalam menyampaikan cerita kepada anak-anak. Tidak hanya dengan membaca buku cerita, tetapi juga memanfaatkan berbagai media seperti boneka tangan, gambar digital, video sederhana, maupun ekspresi dan intonasi suara yang menarik agar anak-anak semakin terlibat dalam alur cerita.

Seperti magic, berikut hasil karya salah satu peserta yang dikerjakan dalam waktu 5 menit

Dalam pemaparannya, beliau juga menyinggung pentingnya memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pendukung storytelling. Di era digital saat ini, pendidik dapat menggunakan berbagai platform dan aplikasi untuk membuat cerita yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses oleh anak-anak maupun orang tua.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam menerapkan storytelling di kelas masing-masing. Diskusi yang berlangsung hangat ini menunjukkan bahwa para pendidik memiliki semangat besar untuk terus belajar dan berinovasi demi memberikan pengalaman belajar terbaik bagi anak-anak.

Melalui kegiatan literasi digital ini, diharapkan para pendidik PAUD tidak hanya memahami teknologi sebagai alat, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak dan kreatif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi sarana untuk memperkaya metode mengajar tanpa menghilangkan sentuhan kasih sayang dan interaksi langsung yang sangat penting bagi anak usia dini.

Momentum Ramadhan 1447 H juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang penanaman nilai-nilai kebaikan, empati, dan akhlak mulia kepada anak-anak sejak dini. Storytelling menjadi salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral tersebut dengan cara yang ringan dan menyenangkan.

Di akhir kegiatan, para peserta merasa mendapatkan inspirasi baru untuk mengembangkan kreativitas dalam mengajar. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan inovasi di kalangan pendidik PAUD.

Melalui kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan gerakan literasi digital bagi pendidik anak usia dini di Bojonegoro dapat terus berkembang. Semangat belajar, berkolaborasi, dan berinovasi menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi masa depan yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.



Selasa, 10 Maret 2026

Batch 3 program literasi digital, HIMPAUDI Bojonegoro usung tema Meningkatkan Kinerja dan Profesionalitas Pendidik PAUD di Era Kecerdasan Artificial

 

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik di era digital, PD HIMPAUDI Bojonegoro kembali menyelenggarakan kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital Ramadhan 1447 H Batch 3 yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 melalui virtual Zoom Meeting. Kegiatan ini mengangkat tema “Meningkatkan Kinerja dan Profesionalitas Pendidik PAUD di Era Kecerdasan Artificial.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi digital yang diselenggarakan oleh PD HIMPAUDI Bojonegoro selama bulan Ramadhan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kesiapan para pendidik PAUD dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan artificial dalam dunia pendidikan anak usia dini.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III PW HIMPAUDI Jawa Timur, Suhermanto, S.Pd.I., M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan artificial tidak dapat dihindari dan harus disikapi secara bijak oleh para pendidik. Menurutnya, guru PAUD perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung dalam proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh mandataris dari PW HIMPAUDI Jawa Timur, Elly Armayanti Arman, S.Pd., Sekretaris PW HIMPAUDI Jawa Timur. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan dari tingkat wilayah terhadap berbagai upaya peningkatan kapasitas pendidik yang dilakukan oleh PD HIMPAUDI Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Elly Armayanti Arman, S.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh “Laskar HIMPAUDI” Bojonegoro atas semangat dan antusiasme dalam mengikuti kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital Ramadhan. Beliau menilai bahwa semangat belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para peserta, khususnya dalam memperkuat literasi digital serta meningkatkan profesionalitas pendidik PAUD di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini.

Di akhir sambutannya, beliau turut mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital Ramadhan 1447 H dapat berjalan dengan lancar hingga Batch 4 yang akan datang. Harapannya, kegiatan ini dapat terus menjadi ruang belajar bersama bagi para pendidik PAUD.

Melalui kegiatan ini, PD HIMPAUDI Bojonegoro menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme pendidik PAUD, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kreatif, serta relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi masa depan.

Sabtu, 07 Maret 2026

Inspirasi dan Literasi Digital HIMPAUDI Bath 2, Pengurus Daerah HIMPAUDI Bojonegoro usung tema Mengenalkan Puasa dengan Cara yang Menyenangkan


Kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh HIMPAUDI kembali digelar pada Batch 2 dengan mengusung tema “Mengenalkan Puasa dengan Cara yang Menyenangkan”. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 7 Maret 2026 bekerjasama dengan Relawan TIK Kabupaten Bojonegoro. Acara ini diikuti oleh para pendidik PAUD dari seluruh Anggota HIMPAUDI Kecamatan di Bojonegoro yang memiliki semangat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini.

Kegiatan ini bertujuan memberikan inspirasi serta penguatan literasi digital kepada para guru PAUD agar mampu menyampaikan materi tentang puasa dengan metode yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat memahami makna puasa tanpa merasa terbebani.

Pada kesempatan ini, hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I, yang merupakan Dekan Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam mengenalkan puasa kepada anak usia dini melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.

Dr. Hj. Ulfa menekankan bahwa mengenalkan puasa kepada anak tidak harus dengan cara yang kaku. Guru dapat menggunakan berbagai metode seperti bercerita, bernyanyi, bermain peran, hingga menggunakan media digital yang menarik. Dengan cara tersebut, anak-anak akan lebih mudah memahami konsep puasa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini.

Selain itu, beliau juga mengajak para pendidik untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran. Media seperti video edukatif, gambar interaktif, maupun cerita digital dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak dengan cara yang lebih menarik.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Meskipun dilaksanakan secara virtual, para peserta tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan oleh narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Para guru aktif berbagi pengalaman serta menanyakan berbagai strategi yang dapat diterapkan di kelas untuk mengenalkan puasa kepada anak dengan cara yang lebih kreatif dan menyenangkan.

Diskusi yang interaktif membuat suasana kegiatan semakin hidup. Narasumber dengan sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan peserta serta memberikan berbagai contoh praktik baik yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik PAUD semakin termotivasi untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode yang kreatif dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna bagi anak-anak.

Dengan terlaksananya kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital HIMPAUDI Batch 2 ini, diharapkan semakin banyak guru PAUD yang mendapatkan wawasan baru dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi inspirasi bagi para pendidik agar terus meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan penuh kesan.

Kamis, 05 Maret 2026

Sosialisasi Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026, Dinas Pendidikan Bojonegoro Perkuat Tata Kelola Dana BOSP PAUD

 

Bojonegoro – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro melalui Bidang Peningkatan Mutu PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) menggelar kegiatan sosialisasi Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Pendidikan Bojonegoro.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Pengurus Daerah HIMPAUDI Bojonegoro serta para Ketua Pengurus Cabang HIMPAUDI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan tata kelola pendidikan anak usia dini yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi terbaru dari pemerintah.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada para pengelola lembaga PAUD mengenai aturan terbaru terkait pengelolaan dana BOSP. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga PAUD di Kabupaten Bojonegoro dapat mengelola dana operasional secara tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai berbagai aspek pengelolaan dana BOSP, mulai dari perencanaan penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana. Hal ini penting agar setiap lembaga PAUD dapat menjalankan administrasi keuangan secara tertib dan sesuai regulasi.

Kepala Bidang Peningkatan Mutu PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Bojonegoro, Rasmadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap pengadaan atau pembelian yang dilakukan oleh lembaga PAUD harus mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh lembaga pendidikan harus memperhatikan ketentuan yang berlaku agar penggunaan dana bantuan operasional dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan tidak hanya penting dari sisi administrasi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan dana pendidikan.

Rasmadi juga mengingatkan para pengelola lembaga PAUD untuk selalu berhati-hati dalam merencanakan dan melaksanakan penggunaan anggaran. Setiap kegiatan maupun pembelian barang harus benar-benar mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Selain itu, ia menekankan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro siap memberikan pendampingan kepada lembaga PAUD yang membutuhkan informasi atau bimbingan terkait pengelolaan dana BOSP. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam implementasi aturan di lapangan.

Lebih lanjut, Rasmadi menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Bojonegoro berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lembaga PAUD di wilayahnya. Ia bahkan menegaskan bahwa dinas pendidikan siap melayani selama 24 jam dengan sepenuh hati demi mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus HIMPAUDI dan pengelola lembaga PAUD di Bojonegoro dapat memahami dan menerapkan petunjuk teknis pengelolaan dana BOSP dengan baik. Dengan demikian, dana bantuan operasional dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi anak-anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.