Kamis, 15 Oktober 2026

Laskar HIMPAUDI Bojonegoro Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Pengurus Pusat Belajar Guru Periode 2025–2029


Pengukuhan Pengurus Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Bojonegoro periode 2025–2029 menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme pendidik di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Universitas Bojonegoro (Unigoro) pada Rabu, 14 Oktober 2026, tersebut sekaligus dirangkai dengan Pelatihan Guru Pembina Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang mengusung tema “Bina Pendidik, Cetak Saintis”. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong guru untuk terus belajar, berinovasi, meningkatkan kompetensi, serta mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Pusat Belajar Guru diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi bagi para pendidik untuk saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, mengembangkan praktik pembelajaran yang berkualitas, dan memperkuat budaya belajar sepanjang hayat. Melalui pengukuhan kepengurusan ini, diharapkan lahir semangat baru untuk menghadirkan pendidikan yang semakin bermutu, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan.

Acara pengukuhan tersebut juga menjadi semakin bermakna karena dirangkai dengan pelatihan bagi guru pembina Olimpiade Sains Nasional (OSN). Pelatihan ini merupakan bentuk perhatian terhadap pentingnya peran guru dalam membimbing, mendampingi, dan mempersiapkan peserta didik agar mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif, serta memiliki semangat untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan. Tema “Bina Pendidik, Cetak Saintis” mengandung pesan bahwa keberhasilan dalam melahirkan generasi unggul tidak dapat dilepaskan dari kualitas pendidik yang membinanya. Guru bukan hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi fasilitator, motivator, dan inspirator yang mampu menemukan serta mengembangkan potensi setiap anak didik. Oleh karena itu, keberadaan Pusat Belajar Guru diharapkan dapat memperkuat kompetensi pendidik melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, diskusi, dan pertukaran praktik baik. Kolaborasi antarguru dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan menjadi kunci penting untuk membangun lingkungan belajar yang mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Dalam agenda tersebut, Laskar HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro juga turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dikukuhkannya Bunda Siti Erwiyanti sebagai pengurus Pusat Belajar Guru Kabupaten Bojonegoro Bidang Pendidikan periode 2025–2029. Ucapan tersebut merupakan bentuk dukungan dan apresiasi atas amanah serta kepercayaan yang diberikan untuk turut berkontribusi dalam pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. Bagi keluarga besar HIMPAUDI, kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas pendidikan. Pengalaman dalam mendampingi pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini diharapkan dapat menjadi bekal untuk turut memberikan gagasan, membangun sinergi, serta mendukung berbagai program peningkatan kompetensi pendidik. Amanah yang diemban Bunda Siti Erwiyanti juga menjadi kesempatan untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan anak usia dini dengan jenjang pendidikan berikutnya, sehingga pengembangan kualitas pendidikan dapat dilakukan secara berkesinambungan sejak tahap awal tumbuh kembang anak.

Laskar HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berharap pengukuhan Pengurus Pusat Belajar Guru periode 2025–2029 dapat menjadi awal dari semakin kuatnya gerakan kolaborasi untuk mewujudkan pendidik yang profesional, kompeten, inspiratif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Ucapan selamat dan sukses kepada Bunda Siti Erwiyanti menjadi wujud dukungan agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian. HIMPAUDI meyakini bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pendidik, organisasi profesi, satuan pendidikan, perguruan tinggi, pemerintah, hingga masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan terus belajar, Pusat Belajar Guru diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi para pendidik untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata. Semoga sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat luas bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bojonegoro dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan.


HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro Meriahkan Peringatan HUT ke-81 TNI melalui Lomba Mewarnai Ibu dan Anak

 




Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro menerima undangan sekaligus permohonan rekomendasi untuk mengirimkan peserta dalam kegiatan lomba mewarnai ibu dan anak. Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 3 Oktober 2026 ini bertempat di GOR Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Undangan tersebut menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro untuk turut berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan hari bersejarah bagi TNI sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan anak usia dini dengan berbagai elemen masyarakat. Sebagai organisasi yang menaungi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, HIMPAUDI senantiasa berkomitmen mendukung kegiatan positif yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi dirinya sejak usia dini.

Menindaklanjuti undangan tersebut, PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro mengoordinasikan partisipasi dari satuan PAUD dan keluarga peserta didik di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan para pendidik, orang tua, serta anak-anak, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berhasil mengirimkan sebanyak 1.240 peserta yang terdiri atas anak-anak beserta orang tua masing-masing. Jumlah peserta yang begitu besar menunjukkan antusiasme dan semangat luar biasa dari keluarga besar HIMPAUDI dalam mendukung kegiatan tersebut. Kehadiran ribuan peserta menjadi wujud nyata bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, HIMPAUDI ingin menegaskan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak, termasuk memberikan kesempatan kepada anak untuk berekspresi, berkreasi, membangun rasa percaya diri, serta berani menunjukkan kemampuan yang dimilikinya.

Lomba mewarnai ibu dan anak bukan sekadar ajang perlombaan untuk menghasilkan karya yang indah, melainkan juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara anak dan orang tua melalui aktivitas yang menyenangkan. Ketika ibu dan anak duduk bersama, memilih warna, memadukan berbagai warna, serta menyelesaikan gambar, terjalin interaksi positif yang dapat memperkuat hubungan kasih sayang, komunikasi, kesabaran, dan kerja sama dalam keluarga. Bagi anak usia dini, kegiatan mewarnai juga bermanfaat untuk melatih koordinasi mata dan tangan, keterampilan motorik halus, konsentrasi, kreativitas, serta kemampuan mengenal warna. Lebih dari itu, suasana lomba yang penuh kegembiraan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak. Dukungan dan pendampingan orang tua selama kegiatan menjadi bentuk penghargaan terhadap proses belajar anak, sehingga keberhasilan tidak semata-mata diukur dari hasil akhir atau kemenangan, tetapi juga dari keberanian, usaha, pengalaman, dan kebahagiaan anak dalam mengikuti kegiatan.

Partisipasi PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dalam peringatan HUT ke-81 TNI melalui pengiriman 1.240 peserta lomba mewarnai ibu dan anak diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara HIMPAUDI, keluarga peserta didik, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, semangat persatuan, cinta tanah air, serta penghargaan terhadap perjuangan TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak usia dini. PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan untuk turut menyukseskan kegiatan tersebut. Semoga semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan positif pada masa mendatang, sehingga terwujud generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Melalui langkah nyata ini, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro terus meneguhkan komitmennya untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan anak usia dini sekaligus mendukung terwujudnya anak Indonesia yang hebat.


Jumat, 02 Oktober 2026

Dari PAUD untuk Generasi Sehat: HIMPAUDI Bojonegoro Dukung Optimalisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok dan Vape

        


        Workshop Perlindungan Kesehatan melalui Optimalisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok dan Vape yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Ballroom Lantai 2 Hotel Griya Dharma Kusuma Bojonegoro, menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah bagi seluruh anggota keluarga, khususnya anak-anak. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Dr. Hj. Cantika Wahono, dan Ibu Dr. Rury Dewi Yuni Astuti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, yang memberikan wawasan mengenai pentingnya perlindungan kesehatan melalui penerapan kawasan tanpa asap rokok dan vape di berbagai lingkungan kehidupan.

    Kehadiran Bunda Erwina Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program-program TP PKK Kabupaten Bojonegoro, khususnya dalam upaya membangun lingkungan yang sehat dimulai dari ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagai pendidik yang berinteraksi langsung dengan anak-anak usia dini dan keluarga, guru PAUD memiliki peran strategis dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini, termasuk mengenalkan kepada anak tentang pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, bebas dari asap rokok dan paparan vape.

    Sinergi antara TP PKK, Dinas Kesehatan, dan HIMPAUDI menjadi langkah positif untuk memperkuat edukasi kesehatan di tengah masyarakat. Melalui satuan PAUD, pesan tentang perlindungan anak dari paparan asap rokok dan vape dapat diteruskan kepada orang tua dan keluarga, sehingga upaya menciptakan kawasan tanpa asap rokok tidak hanya menjadi sebuah aturan, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran keluarga dan lingkungan pendidikan.

    Lebih dari sekadar kehadiran dalam sebuah kegiatan, partisipasi HIMPAUDI menjadi wujud kepedulian dan komitmen para pendidik PAUD untuk ikut mengambil peran dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pendidikan Anak Usia Dini merupakan ruang strategis untuk membangun fondasi karakter dan kebiasaan positif, termasuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pemahaman sederhana kepada anak bahwa tubuh mereka harus dijaga dari berbagai hal yang dapat mengganggu kesehatan. Di sisi lain, guru PAUD juga memiliki kedekatan dengan orang tua sehingga dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara positif dan berkelanjutan. Ketika edukasi kesehatan diperkuat melalui sekolah, keluarga, kader PKK, dan masyarakat, maka perlindungan anak dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Inilah pentingnya kolaborasi lintas sektor, karena menciptakan generasi yang sehat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kepedulian, keteladanan, dan komitmen bersama. Kehadiran HIMPAUDI dalam workshop ini diharapkan semakin memperkuat gerakan bersama untuk menghadirkan satuan PAUD dan lingkungan keluarga yang sehat, nyaman, aman, serta semakin sadar akan pentingnya kawasan tanpa asap rokok dan vape.

      Melalui Dinas Pendidikan HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program yang berpihak pada tumbuh kembang dan perlindungan anak. Karena menjaga kesehatan anak bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama. Dari PAUD kita tanamkan kesadaran, dari keluarga kita bangun kebiasaan, dan dari lingkungan kita ciptakan generasi Bojonegoro yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Rabu, 30 September 2026

Menanti Kesaktian Negara untuk Guru PAUD


Oleh : Siti Erwiyanti, S.Pd.I., M.Pd.
(KETUA PD HIMPAUDI Bojonegoro)


       Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali bertanya kepada hati: sudah sejauh mana nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir dalam kehidupan mereka yang setiap hari mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak bangsa? Di ruang-ruang PAUD yang sederhana, para pendidik menanamkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, gotong royong, dan keadilan kepada anak-anak sejak usia dini. Mereka mungkin belum disebut “guru” secara utuh dalam perjalanan regulasi yang sedang diperjuangkan, tetapi setiap hari mereka menjalankan tugas yang sesungguhnya sangat dekat dengan jiwa seorang guru.

     Di balik senyum seorang pendidik PAUD, ada pengabdian yang sering kali tidak terlihat. Ada langkah kaki yang tetap datang ke sekolah meski kesejahteraan belum sebanding dengan tanggung jawab, ada waktu yang diberikan untuk menyiapkan pembelajaran, membuat media, mendampingi tumbuh kembang anak, berkomunikasi dengan orang tua, hingga mengikuti berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi. Mereka tidak hanya mengajarkan huruf dan angka, tetapi sedang membangun fondasi karakter generasi Indonesia. Jika pendidikan adalah jalan menuju masa depan bangsa, maka pendidik PAUD adalah mereka yang meletakkan batu pertama di jalan tersebut.

    Pada Hari Kesaktian Pancasila ini, para guru dan pendidik PAUD tidak sedang meminta keistimewaan. Mereka sedang menanti hadirnya keadilan dan kepastian pengakuan atas pengabdian yang selama ini mereka jalankan. Harapan itu tertuju pada pemerintah dan para pembentuk kebijakan agar perjuangan revisi Undang-Undang Guru dan Dosen dapat benar-benar menjadi jalan bagi pengakuan dan perlindungan yang lebih jelas bagi pendidik PAUD sebagai guru. Bukan sekadar perubahan istilah, tetapi sebuah pengakuan bahwa mereka memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Mungkin inilah bentuk “kesaktian” yang sedang dinantikan oleh guru PAUD: bukan kesaktian yang datang dengan kekuasaan, melainkan kesaktian sebuah negara dalam menghadirkan keadilan bagi mereka yang telah mengabdikan hidupnya untuk generasi penerus. Negara yang kuat bukan hanya negara yang mampu membuat kebijakan besar, tetapi juga negara yang mampu melihat perjuangan orang-orang kecil yang bekerja dalam diam. Pancasila mengajarkan keadilan sosial; maka semoga nilai itu juga menemukan jalannya hingga ke ruang-ruang PAUD, kepada para pendidik yang selama ini setia menyalakan cahaya pertama bagi anak-anak Indonesia.

    Hari ini, guru PAUD mungkin masih menunggu. Menunggu dengan sabar, berjuang dengan ikhlas, dan berharap tanpa berhenti. Semoga penantian itu tidak menjadi penantian yang sia-sia. Semoga revisi Undang-Undang Guru dan Dosen menjadi pintu menuju pengakuan yang lebih adil bagi pendidik PAUD. Dan semoga suatu hari nanti, ketika anak-anak yang dulu mereka dampingi tumbuh menjadi generasi penerus bangsa, negara dapat berkata dengan bangga: “Kami melihat pengabdian kalian. Kami menghargai perjuangan kalian. Kalian adalah bagian penting dari perjalanan pendidikan Indonesia.” Itulah kesaktian yang sesungguhnya—ketika Pancasila bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam keadilan bagi para pendidik bangsa. 

Rabu, 23 September 2026

HIMPAUDI Bojonegoro Hadiri Pertemuan Penguatan Komitmen Pelaksanaan Kabupaten Layak Anak (KLA)

Bupati Bojonegoro memberikan sambutan dan arahan

Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, bersama Sekretaris Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Sekretaris Daerah dalam rangka meningkatkan pemahaman sekaligus membangun komitmen para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bojonegoro. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Ruang Angling Dharma Lantai 2, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Kehadiran HIMPAUDI sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan anak usia dini menunjukkan komitmen untuk turut berperan dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam pemenuhan hak anak melalui penguatan layanan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak. Matriks materi sosialisasi Peraturan daerah tenteng KLA Bojonegoro berisi tentang substansi Perda , Peta peran Lembaga dan peta kontribusi 5 Klaster Hak Anak disampaikan oleh naras umber dari universitas Airlangga mitra Pemerintah Bojonegoro.   

                       

Dalam kegiatan tersebut, para pemangku kepentingan mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam pelaksanaan Kabupaten Layak Anak. Upaya mewujudkan KLA membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat agar pemenuhan hak dan perlindungan anak dapat dilaksanakan secara menyeluruh. Bagi HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pendidik dan satuan PAUD dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, inklusif, menyenangkan, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Melalui sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan para pemangku kepentingan lainnya, HIMPAUDI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam mendukung terciptanya Kabupaten Bojonegoro yang semakin peduli terhadap pemenuhan hak, perlindungan, serta tumbuh kembang anak.