Sabtu, 07 Maret 2026

Inspirasi dan Literasi Digital HIMPAUDI Bath 2, Pengurus Daerah HIMPAUDI Bojonegoro usung tema Mengenalkan Puasa dengan Cara yang Menyenangkan


Kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh HIMPAUDI kembali digelar pada Batch 2 dengan mengusung tema “Mengenalkan Puasa dengan Cara yang Menyenangkan”. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 7 Maret 2026 bekerjasama dengan Relawan TIK Kabupaten Bojonegoro. Acara ini diikuti oleh para pendidik PAUD dari seluruh Anggota HIMPAUDI Kecamatan di Bojonegoro yang memiliki semangat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini.

Kegiatan ini bertujuan memberikan inspirasi serta penguatan literasi digital kepada para guru PAUD agar mampu menyampaikan materi tentang puasa dengan metode yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat memahami makna puasa tanpa merasa terbebani.

Pada kesempatan ini, hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I, yang merupakan Dekan Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam mengenalkan puasa kepada anak usia dini melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.

Dr. Hj. Ulfa menekankan bahwa mengenalkan puasa kepada anak tidak harus dengan cara yang kaku. Guru dapat menggunakan berbagai metode seperti bercerita, bernyanyi, bermain peran, hingga menggunakan media digital yang menarik. Dengan cara tersebut, anak-anak akan lebih mudah memahami konsep puasa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini.

Selain itu, beliau juga mengajak para pendidik untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran. Media seperti video edukatif, gambar interaktif, maupun cerita digital dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak dengan cara yang lebih menarik.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Meskipun dilaksanakan secara virtual, para peserta tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan oleh narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Para guru aktif berbagi pengalaman serta menanyakan berbagai strategi yang dapat diterapkan di kelas untuk mengenalkan puasa kepada anak dengan cara yang lebih kreatif dan menyenangkan.

Diskusi yang interaktif membuat suasana kegiatan semakin hidup. Narasumber dengan sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan peserta serta memberikan berbagai contoh praktik baik yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik PAUD semakin termotivasi untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode yang kreatif dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna bagi anak-anak.

Dengan terlaksananya kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital HIMPAUDI Batch 2 ini, diharapkan semakin banyak guru PAUD yang mendapatkan wawasan baru dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi inspirasi bagi para pendidik agar terus meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan penuh kesan.

Kamis, 05 Maret 2026

Sosialisasi Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026, Dinas Pendidikan Bojonegoro Perkuat Tata Kelola Dana BOSP PAUD

 

Bojonegoro – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro melalui Bidang Peningkatan Mutu PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) menggelar kegiatan sosialisasi Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Pendidikan Bojonegoro.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Pengurus Daerah HIMPAUDI Bojonegoro serta para Ketua Pengurus Cabang HIMPAUDI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan tata kelola pendidikan anak usia dini yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi terbaru dari pemerintah.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada para pengelola lembaga PAUD mengenai aturan terbaru terkait pengelolaan dana BOSP. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga PAUD di Kabupaten Bojonegoro dapat mengelola dana operasional secara tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai berbagai aspek pengelolaan dana BOSP, mulai dari perencanaan penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana. Hal ini penting agar setiap lembaga PAUD dapat menjalankan administrasi keuangan secara tertib dan sesuai regulasi.

Kepala Bidang Peningkatan Mutu PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Bojonegoro, Rasmadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap pengadaan atau pembelian yang dilakukan oleh lembaga PAUD harus mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh lembaga pendidikan harus memperhatikan ketentuan yang berlaku agar penggunaan dana bantuan operasional dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan tidak hanya penting dari sisi administrasi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan dana pendidikan.

Rasmadi juga mengingatkan para pengelola lembaga PAUD untuk selalu berhati-hati dalam merencanakan dan melaksanakan penggunaan anggaran. Setiap kegiatan maupun pembelian barang harus benar-benar mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Selain itu, ia menekankan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro siap memberikan pendampingan kepada lembaga PAUD yang membutuhkan informasi atau bimbingan terkait pengelolaan dana BOSP. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam implementasi aturan di lapangan.

Lebih lanjut, Rasmadi menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Bojonegoro berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lembaga PAUD di wilayahnya. Ia bahkan menegaskan bahwa dinas pendidikan siap melayani selama 24 jam dengan sepenuh hati demi mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus HIMPAUDI dan pengelola lembaga PAUD di Bojonegoro dapat memahami dan menerapkan petunjuk teknis pengelolaan dana BOSP dengan baik. Dengan demikian, dana bantuan operasional dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi anak-anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Bojonegoro Hadiri Rapat Koordinasi Program Kerja Bersama DP3AKB

 

Ketua Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro menghadiri rapat koordinasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kantor DP3AKB Kabupaten Bojonegoro sebagai upaya memperkuat sinergi program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta peningkatan kualitas keluarga.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, dr. Ahmad Hernowo Wahyutomo, M.Kes. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi mitra, termasuk HIMPAUDI, dalam mendukung berbagai program yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak usia dini.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas rencana program kerja bersama yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan anak serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk terlibat secara aktif dalam perencanaan program kerja tersebut. Ia menegaskan bahwa HIMPAUDI siap berkolaborasi dan mendukung berbagai program yang sejalan dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Dalam rapat tersebut juga dibahas beberapa rencana kegiatan yang akan melibatkan pendidik PAUD, kader perempuan, serta masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga.

Selain itu, DP3AKB juga menyoroti pentingnya edukasi kepada orang tua terkait pola asuh yang positif dan ramah anak. Hal ini dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak sejak usia dini.

Diskusi berlangsung dengan suasana yang aktif dan penuh semangat, di mana para peserta rapat saling memberikan masukan terkait program-program yang akan dijalankan. Berbagai ide dan gagasan yang muncul diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kegiatan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara DP3AKB Kabupaten Bojonegoro dan HIMPAUDI. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan generasi anak yang sehat, cerdas, serta tumbuh dalam lingkungan keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Rabu, 04 Maret 2026

Audiensi HIMPAUDI Bojonegoro Bahas Kesetaraan Dan kesejahteraan Guru PAUD

 

Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro melakukan audiensi dengan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro pada Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Komisi C DPRD Bojonegoro dan dihadiri oleh perwakilan DPRD, Dinas Pendidikan, serta jajaran pengurus HIMPAUDI Bojonegoro.

Audiensi tersebut membahas tindak lanjut dari surat yang sebelumnya dikirimkan oleh Pengurus Pusat HIMPAUDI kepada ADKASI (Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia). Surat tersebut berisi permohonan dukungan kepada DPRD kabupaten di seluruh Indonesia untuk memperjuangkan kesetaraan guru PAUD melalui revisi Undang-Undang Guru dan Dosen yang terintegrasi dengan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, menyampaikan berbagai kondisi yang dihadapi para pendidik PAUD di wilayah Bojonegoro. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini masih banyak tenaga pendidik PAUD yang belum mendapatkan perhatian optimal dari pemerintah, terutama terkait kesejahteraan.

Menurutnya, berdasarkan data yang dimiliki HIMPAUDI Bojonegoro, masih terdapat ratusan pendidik PAUD yang belum menerima honor dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kondisi ini menjadi salah satu persoalan yang perlu segera mendapatkan solusi bersama.

Siti Erwiyanti menyebutkan bahwa jumlah pendidik PAUD yang belum menerima honor dari pemerintah daerah mencapai 559 orang. Ia berharap melalui audiensi ini, pemerintah daerah dan DPRD dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan para guru PAUD yang selama ini turut berperan penting dalam pendidikan anak usia dini.

Selain itu, HIMPAUDI juga menegaskan pentingnya kesetaraan status bagi guru PAUD dengan pendidik pada jenjang pendidikan lainnya. Hal ini dinilai penting agar para guru PAUD memperoleh pengakuan dan perlindungan yang sama dalam sistem pendidikan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Fathur Rohim, menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah berupaya memberikan perhatian kepada para pendidik PAUD.

Ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Bojonegoro sedang mengusulkan penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait pemberian insentif bagi guru PAUD. Insentif tersebut direncanakan sebesar Rp500 ribu per bulan yang akan diberikan selama satu tahun.

Namun demikian, pemberian insentif tersebut hanya dapat diberikan kepada guru PAUD yang telah memenuhi persyaratan administrasi serta terdaftar dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Pendataan tersebut menjadi dasar penting dalam proses pengusulan bantuan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Ahmad Supriyanto menegaskan bahwa persoalan kesetaraan status guru PAUD pada dasarnya merupakan kewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam menetapkan kebijakan terkait status guru tersebut.

Meski demikian, pihaknya menyatakan siap menampung aspirasi dari HIMPAUDI Bojonegoro dan akan meneruskannya kepada pimpinan DPRD. Aspirasi tersebut juga akan disampaikan kepada Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan.

Ahmad Supriyanto juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan pendataan secara rinci mengenai jumlah tenaga pendidik PAUD di Bojonegoro. Selain itu, pihaknya juga meminta data terkait jumlah guru PAUD yang telah menerima insentif dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat sebagai dasar pengambilan kebijakan ke depan.

Jumat, 27 Februari 2026

Kegiatan Inspirasi dan literasi digital HIMPAUDI berjalan lancar, Bunda PAUD Bojonegoro tidak heran.

 

Bunda PAUD Bojonegoro Dr. Hj. Cantika Yuli Wahono

memberikan arahan sekaligus membuka acara

Kegiatan Inspirasi dan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas para pendidik anak usia dini dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.

Kegiatan tersebut digagas oleh HIMPAUDI bekerja sama dengan Relawan TIK Bojonegoro pada tanggal 26 Februari 2026. Para peserta yang terdiri dari guru dan pengelola PAUD mengikuti rangkaian acara dengan semangat untuk meningkatkan kompetensi dalam literasi digital.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Prof. Dr. Hj. Cantika Wahono, turut hadir dan memberikan arahan penting kepada seluruh peserta. Kehadiran beliau menjadi motivasi tersendiri bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam pembelajaran.

Beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada HIMPAUDI yang terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. “beberapa waktu yang lalu mbak Erwina bertemu saya dan menyampaikan rangkaian kegiatannya HIMPAUDI, jadi saya tidak heran kalau HIMPAUDI punya sederet kegiatan karena tahun 2025 lalu pernah pecah rekor Kerjasama dengan KOMDIGI RI dan diikuti oleh 3.000 peserta” tegasnya.

Kegiatan inspirasi dan literasi digital dinilai sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Para guru dituntut tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan adanya pelatihan dan penguatan literasi digital, guru PAUD diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna.

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini dinilai sangat tepat, khususnya dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan. Pendekatan pembelajaran mendalam menjadi penting agar nilai spiritual, karakter, dan akhlak mulia dapat ditanamkan sejak dini.

Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan sosial anak. Hal ini penting untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. Bunda PAUD juga menekankan bahwa pendidikan anak usia dini harus mampu menumbuhkan empati dan kepedulian. Guru diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga anak terbiasa berperilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara berbagai pihak, termasuk organisasi profesi, komunitas teknologi, serta pemerintah daerah. Kolaborasi dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Para peserta mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. Mereka mendapatkan wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan perkembangan anak.

Acara Inspirasi dan Literasi Digital ini secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Bojonegoro. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bojonegoro.