Rabu, 14 Januari 2026

TAHUN 2026 PERKUAT SOLIDARITAS DAN RASA MEMILIKI

 

Oleh: Badriyah, S.Pd

Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi HIMPAUDI untuk melakukan konsolidasi dan perencanaan kegiatan yang lebih matang, terarah, dan berkelanjutan. Perencanaan bukan sekadar menyusun agenda tahunan, tetapi menjadi fondasi strategis dalam memperkuat peran guru PAUD nonformal sebagai garda terdepan pendidikan anak usia dini. Dengan persiapan yang baik, setiap program yang dirancang diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam proses perencanaan kegiatan HIMPAUDI tahun 2026. Seluruh pengurus dan anggota diharapkan terlibat aktif, saling memberi masukan, serta menyatukan visi demi kemajuan organisasi. Musyawarah dan diskusi menjadi ruang penting untuk menyelaraskan tujuan, sehingga setiap langkah yang diambil benar-benar mencerminkan aspirasi bersama para pendidik PAUD nonformal.

Perencanaan kegiatan tahun 2026 juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas kompetensi guru PAUD nonformal. Program pelatihan, workshop, dan penguatan kapasitas pendidik menjadi prioritas utama agar guru semakin profesional, adaptif, dan mampu menghadapi dinamika perkembangan anak serta tuntutan zaman. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, guru PAUD nonformal dapat memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing.

Di tengah berbagai tantangan yang ada, HIMPAUDI tetap menunjukkan optimisme dan kesiapan menghadapi perubahan. Tantangan baru di era digital, perubahan kebijakan pendidikan, serta tuntutan administrasi yang semakin kompleks tidak menjadi penghalang, melainkan motivasi untuk terus berbenah. Semangat belajar dan beradaptasi menjadi modal penting dalam menghadapi tahun 2026 dengan lebih percaya diri.

Salah satu tantangan besar yang masih dihadapi hingga saat ini adalah belum diakuinya secara penuh keberadaan Guru PAUD Nonformal dalam Undang-Undang Guru dan Dosen. Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bersama, karena kontribusi guru PAUD nonformal sangat besar dalam membangun fondasi karakter dan kecerdasan anak bangsa sejak usia dini.

Meski demikian, keterbatasan regulasi tidak menyurutkan semangat para guru PAUD nonformal untuk terus mengabdi. Dengan ketulusan, dedikasi, dan keikhlasan, para pendidik tetap menjalankan perannya sebagai pendidik, pengasuh, dan teladan bagi anak-anak. Semangat pengabdian inilah yang menjadi kekuatan utama HIMPAUDI dalam memperjuangkan eksistensi dan kesejahteraan anggotanya.

HIMPAUDI melalui perencanaan kegiatan tahun 2026 juga berkomitmen untuk terus melakukan advokasi dan memperjuangkan pengakuan hukum bagi guru PAUD nonformal. Upaya dialog dengan pemangku kebijakan, penguatan jejaring organisasi, serta penyampaian aspirasi secara konstruktif akan terus dilakukan sebagai bagian dari perjuangan jangka panjang.

Selain fokus pada advokasi, kegiatan HIMPAUDI tahun 2026 diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan rasa memiliki antaranggota. Kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, dan penguatan organisasi menjadi sarana untuk menjaga semangat kebersamaan, sehingga para guru tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dengan perencanaan yang matang dan semangat yang terus dijaga, HIMPAUDI optimistis mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu PAUD nonformal. Setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini akan membawa perubahan besar bagi masa depan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Akhirnya, persiapan dan perencanaan kegiatan HIMPAUDI tahun 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti melangkah. Dengan semangat juang yang tinggi, kebersamaan yang kuat, dan komitmen yang kokoh, HIMPAUDI siap menghadapi tantangan baru serta terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa, meskipun pengakuan formal belum sepenuhnya terwujud.

 Penulis Adalah wakil Bendahara PD HIMPAUDI Bojonegoro 2024-2028