Bunda PAUD Bojonegoro Dr. Hj.
Cantika Yuli Wahono
memberikan arahan sekaligus membuka
acara
Kegiatan
Inspirasi dan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh HIMPAUDI Kabupaten
Bojonegoro berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi
wadah penguatan kapasitas para pendidik anak usia dini dalam menghadapi
tantangan pembelajaran di era digital.
Kegiatan
tersebut digagas oleh HIMPAUDI bekerja sama dengan Relawan TIK Bojonegoro pada
tanggal 26 Februari 2026. Para peserta yang terdiri dari guru dan pengelola
PAUD mengikuti rangkaian acara dengan semangat untuk meningkatkan kompetensi
dalam literasi digital.
Dalam
kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Prof. Dr. Hj. Cantika
Wahono, turut hadir dan memberikan arahan penting kepada seluruh peserta.
Kehadiran beliau menjadi motivasi tersendiri bagi para pendidik untuk terus
berinovasi dalam pembelajaran.
Beliau
menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada HIMPAUDI
yang terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan
generasi bangsa. “beberapa waktu yang lalu mbak Erwina bertemu saya dan
menyampaikan rangkaian kegiatannya HIMPAUDI, jadi saya tidak heran kalau
HIMPAUDI punya sederet kegiatan karena tahun 2025 lalu pernah pecah rekor
Kerjasama dengan KOMDIGI RI dan diikuti oleh 3.000 peserta” tegasnya.
Kegiatan
inspirasi dan literasi digital dinilai sangat relevan dengan kebutuhan saat
ini. Para guru dituntut tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga mampu
memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang kreatif dan
menyenangkan.Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi para
pendidik untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan adanya pelatihan dan
penguatan literasi digital, guru PAUD diharapkan mampu menghadirkan
pembelajaran yang lebih bermakna.
Tema
yang diangkat dalam kegiatan ini dinilai sangat tepat, khususnya dalam
menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan. Pendekatan pembelajaran mendalam
menjadi penting agar nilai spiritual, karakter, dan akhlak mulia dapat
ditanamkan sejak dini.
Melalui
pendekatan tersebut, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif,
tetapi juga menyentuh aspek emosional dan sosial anak. Hal ini penting untuk
membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. Bunda PAUD
juga menekankan bahwa pendidikan anak usia dini harus mampu menumbuhkan empati
dan kepedulian. Guru diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang
menyenangkan, sehingga anak terbiasa berperilaku positif dalam kehidupan
sehari-hari.
Kegiatan
ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara berbagai pihak, termasuk
organisasi profesi, komunitas teknologi, serta pemerintah daerah. Kolaborasi
dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Para
peserta mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. Mereka
mendapatkan wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan
belajar mengajar yang sesuai dengan perkembangan anak.
Acara
Inspirasi dan Literasi Digital ini secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD
Bojonegoro. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara
berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di
Kabupaten Bojonegoro.